ITime.id – Nasional 30 November 2025 .Di tengah meningkatnya kasus diabetes dan gangguan metabolik di Indonesia, para ahli kesehatan kembali mengingatkan pentingnya menjaga kadar gula darah pada tingkat aman. Kadar gula normal bagi orang dewasa umumnya berada pada kisaran 70–140 mg/dL, tergantung kondisi tubuh dan waktu pemeriksaan. Menjaga agar kadar gula tetap stabil dinilai sebagai kunci untuk mencegah berbagai penyakit kronis.
Dalam laporan terbaru yang dirilis sejumlah lembaga kesehatan, gaya konsumsi masyarakat Indonesia masih didominasi makanan manis, olahan, serta minuman tinggi gula. Hal ini menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko diabetes tipe 2.
Ahli gizi dari Jakarta, dr. Ratna Pramesti, mengungkapkan bahwa perubahan pola makan sederhana dapat menjadi langkah besar untuk menjaga kesehatan.
“Pilih makanan yang rendah gula alami, seperti sayuran, buah tidak terlalu manis, kacang-kacangan, serta sumber karbohidrat kompleks. Kurangi minuman kemasan, kue manis, dan makanan cepat saji,” jelasnya.
Beberapa contoh makanan yang dianjurkan:
- Oat dan beras merah
- Sayuran hijau
- Buah rendah gula seperti apel, pir, dan stroberi
- Ikan, telur, dan lauk tanpa saus manis
- Air mineral atau teh tanpa gula
Selain makanan rendah gula, pola hidup sehat berperan besar dalam menjaga stabilitas gula darah dalam tubuh. Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki 30 menit setiap hari terbukti membantu proses metabolisme glukosa.
Dokter spesialis penyakit dalam, dr. Hadi Yuwono, menegaskan bahwa gaya hidup modern sering membuat tubuh kurang bergerak, sehingga gula darah mudah meningkat.
“Bergeraklah lebih aktif. Olahraga teratur, tidur cukup, serta mengelola stres dapat memperbaiki sensitivitas insulin dan menjaga gula darah tetap aman,” katanya.
Masyarakat diimbau untuk melakukan pemeriksaan gula darah minimal dua kali dalam setahun, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti pola makan buruk, berat badan berlebih, atau riwayat keluarga diabetes.
Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi dini kondisi prediabetes, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan lebih cepat.
Menjaga kadar gula darah bukan hanya soal menghindari makanan manis, tetapi juga membangun pola hidup sehat dan seimbang. Dengan konsumsi makanan rendah gula serta aktivitas fisik yang teratur, risiko penyakit kronis dapat ditekan secara signifikan.
Reina

