I Time. Id ,Bandung, Jawa Barat 3 Desember 2025 Pemerintah di Jawa Barat terus bergerak cepat dengan sejumlah kebijakan dan aktivitas penting sebagai persiapan menyambut tahun 2026. Beberapa langkah strategis yang dijalankan antara lain pembangunan infrastruktur masif, peningkatan investasi, hingga promosi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemangkasan Anggaran Rutinitas untuk Dorong Infrastruktur
Pemerintah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memutuskan untuk mengalihkan sebagian besar anggaran rutinitas ke proyek-proyek fisik, terutama infrastruktur jalan. Anggaran jalan provinsi yang semula sekitar Rp 400 miliar dinaikkan drastis menjadi Rp 4 triliun. Dana tambahan ini akan digunakan untuk perbaikan jalan, irigasi, instalasi listrik, penerangan jalan, serta renovasi sekolah — dengan target penyelesaian hingga 2027.
Menurut Gubernur Dedi Mulyadi, pembangunan infrastruktur akan meningkatkan mobilitas masyarakat dan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi wilayah.
Kejar Target Investasi: 104 Proyek Siap Ditawarkan
Menjelang akhir tahun 2025, Pemprov Jabar melalui DPMPTSP Jawa Barat meluncurkan 104 proyek investasi — dengan nilai total mencapai Rp 186,29 triliun — pada ajang West Java Investment Summit 2025 (WJIS 2025). Dari jumlah itu, 41 proyek dalam kategori “siap ditawarkan”, dan 63 lainnya merupakan potensi investasi baru.
Ajang ini diikuti lebih dari 600 peserta termasuk investor domestik dan mancanegara, serta puluhan perwakilan kedutaan besar. Pemprov berharap bahwa banyak minat investasi dari forum ini bisa terealisasi dalam 3–6 bulan ke depan.
Promosi Budaya dan Pariwisata: Festival Budaya Jawa Barat
Sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi berbasis pariwisata, Pemprov Jabar resmi membuka West Java Festival 2025 di Kiara Artha Park, Bandung, pada 9 November 2025. Festival ini menampilkan atraksi budaya tradisional dari berbagai daerah di Jawa Barat dan mendapat apresiasi tinggi — bahkan memperoleh sertifikat Karisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI.
Penyelenggaraan festival ini dianggap sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pariwisata, memperkenalkan identitas budaya lokal, serta mendukung ekonomi kreatif masyarakat.
Dampak Ekonomi: Pertumbuhan Melampaui Rata-rata Nasional
Dampak Ekonomi: Pertumbuhan Melampaui Rata-rata Nasional
Menurut pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi, kombinasi antara pembangunan infrastruktur, efisiensi anggaran, dan upaya menarik investasi telah membawa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat ke angka 5,2% secara year-on-year — melampaui rata-rata nasional.
Peningkatan infrastruktur dan konektivitas diharapkan mendorong geliat ekonomi lokal, distribusi barang dan jasa, hingga akses masyarakat ke layanan dasar.
Upaya yang dilakukan Pemprov Jabar kini menunjukkan orientasi yang jelas: mengoptimalkan anggaran, memperkuat infrastruktur, menarik investasi besar, dan mendorong sektor pariwisata serta ekonomi kreatif. Bila seluruh rencana berjalan lancar, provinsi ini berpotensi menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi dan pembangunan strategis di Jawa Barat menjelang 2026.
Reina

