ITime.id – Jawa Timur 3Desember 2O25 .
Kegiatan wisata di kawasan Gunung Bromo kembali menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang 2025. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan selama semester I 2025 mencapai 321.732 orang, meningkat dibanding periode yang sama tahun 2024 yang berjumlah 262.974 wisatawan.

Kepala TNBTS menyebutkan bahwa wisatawan domestik masih mendominasi kunjungan dengan total 309.564 pengunjung, sementara wisatawan mancanegara berjumlah 12.168 orang. Kenaikan ini dipengaruhi momentum libur panjang dan pulihnya aktivitas wisata setelah pembatasan beberapa tahun sebelumnya.
Pada libur panjang Waisak 2025, kawasan Bromo kembali dipadati wisatawan dengan total 21.791 pengunjung selama periode 10–13 Mei. Mayoritas pengunjung berasal dari berbagai kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta.
Tren Wisata Fluktuatif, TNBTS Buka Data Terbaru
Meski kunjungan masih tinggi, tren wisata sempat mengalami penurunan pada Agustus 2025. Dari jumlah 106.351 pengunjung pada Juli, angka itu turun menjadi 99.569 pada Agustus. TNBTS menyebut faktor cuaca, aktivitas kendaraan, dan pola libur sekolah menjadi penyebab utama penurunan sementara tersebut.
Namun secara keseluruhan, Bromo tetap menjadi destinasi favorit yang menawarkan panorama lautan pasir, sunrise di Penanjakan, dan hamparan savana yang menjadi daya tarik utama wisatawan.
Imbauan Terkini: Patuhi Aturan, Bromo Bukan Sekadar Tempat Wisata
TNBTS bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengimbau wisatawan untuk mematuhi seluruh aturan kawasan konservasi. Imbauan ini kembali ditegaskan setelah adanya insiden wisatawan asing yang melakukan aktivitas paragliding di area Bromo — aktivitas yang sebenarnya dilarang di kawasan konservasi.
Pemerintah menekankan bahwa Bromo bukan hanya objek wisata, tetapi juga kawasan suci bagi masyarakat Tengger serta wilayah konservasi yang harus dijaga. Larangan membuang sampah, merokok di area tertentu, hingga membawa drone tanpa izin kembali disosialisasikan kepada pengunjung.
Tips Bagi Wisatawan: Jangan Datang Tanpa Persiapan
Pihak TNBTS mengingatkan bahwa seluruh wisatawan wajib melakukan pemesanan tiket secara online mengingat adanya kuota harian. Wisatawan juga diwajibkan menjaga kebersihan dan tidak merusak vegetasi yang tumbuh di sekitar jalur pasir dan savana.
Sejumlah operator jip di Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang mulai menyiapkan peningkatan layanan menyambut akhir tahun 2025, termasuk edukasi bagi wisatawan mengenai jalur aman serta aturan berkendara di kawasan pasir.
Bromo Tetap Jadi Ikon Wisata Jawa Timur
Dengan peningkatan jumlah pengunjung dan berbagai perbaikan fasilitas, Gunung Bromo masih menjadi salah satu destinasi wisata paling ramai di Indonesia. Pemerintah berharap kesadaran wisatawan untuk menjaga kelestarian kawasan dapat membuat Bromo tetap terjaga keindahannya dan terus menjadi kebanggaan wisata Jawa Timur.
Reina

