Itime. Id Salatiga 15 Desember 2025 Pemerintah Kota Salatiga menggelar Peringatan Hari Difabel Internasional (HDI) yang berlangsung di Terminal Tingkir lantai 2, Kota Salatiga, pada [hari/tanggal]. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Salatiga beserta istri, jajaran pemerintah terkait, serta berbagai unsur masyarakat dan komunitas.

Peringatan Hari Difabel Internasional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Salatiga yang inklusif, ramah, dan menjunjung tinggi kesetaraan bagi penyandang disabilitas. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran para penyandang disabilitas, keluarga, relawan, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Salatiga menyampaikan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak, kesempatan, dan peran yang sama dalam kehidupan bermasyarakat. Pemerintah Kota Salatiga, menurutnya, terus berupaya menghadirkan kebijakan dan fasilitas publik yang mendukung aksesibilitas serta ruang partisipasi bagi seluruh warga tanpa terkecuali.
“Peringatan Hari Difabel Internasional ini mengingatkan kita semua bahwa Salatiga adalah rumah bersama. Kota ini harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan setara bagi seluruh warganya,” ungkap Wali Kota Salatiga.
Kegiatan HDI kali ini juga dimeriahkan dengan Pasar UMKM, yang menghadirkan beragam produk usaha kecil dan kreatif dari pelaku UMKM lokal. Selain itu, panitia menyediakan layanan cek kesehatan gratis, yang dimanfaatkan oleh para peserta dan pengunjung sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Berbagai penampilan seni dan kreativitas dari penyandang disabilitas turut mengisi panggung acara, mulai dari tarian, nyanyian, hingga pertunjukan inspiratif lainnya. Penampilan tersebut mendapat apresiasi luas dari para hadirin dan menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak membatasi semangat, bakat, serta kecerdasan para penyandang disabilitas. Acara juga diselingi dengan sesi motivasi, yang menghadirkan kisah-kisah inspiratif dari para difabel sebagai pribadi-pribadi luar biasa.
Tak hanya itu, berbagai komunitas di Kota Salatiga turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan Hari Difabel Internasional ini. Salah satunya adalah Sanggar Lintang yang dipimpin oleh Ibu Lyla, bersama para rekan dan anggotanya. Kehadiran Sanggar Lintang mencerminkan kepedulian komunitas seni dan budaya terhadap isu sosial serta kemanusiaan
Melalui peringatan Hari Difabel Internasional ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk terus mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas serta membangun lingkungan yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah Kota Salatiga bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus bersinergi demi terciptanya kota yang ramah bagi semua.
Reina

