Itime. Jakarta, 23 Desember 2025 – Mendekati perayaan Natal dan tahun baru (Nataru), suasana kemeriahan mulai meluas di seluruh penjuru negeri. Dua destinasi belanja utama – pasar tradisional dan mall – masing-masing menawarkan keunggulan tersendiri, membuat masyarakat semakin cerdas dalam memilih sesuai kebutuhan, anggaran, dan kesukaan. Dari stok pangan yang dipantau ketat hingga acara hiburan yang menggiurkan, kedua tempat ini bersaing menarik perhatian pengunjung.

Pasar Tradisional: Stok Aman, Harga Dijaga Stabil, dan Sentuhan “Lokal” yang Kental
Di berbagai kota, pemerintah dan instansi terkait bekerja keras memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di pasar tradisional. Di Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) meninjau pasar Gosalah A dan menemukan stok pangan umumnya aman hingga Januari 2025, meskipun stok bawang, cabai, dan tomat hanya cukup selama satu minggu ke depan dan membutuhkan suplai tambahan dari Tobelo, Manado, dan Makassar. Harga terkini di pasar tersebut antara lain: cabai rawit Rp70.000/kg, cabai merah Rp60.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, telur ayam Rp2.200/butir, dan daging ayam Rp42.000/ekor.
“Sekarang ini stok cukup, jadi masyarakat jangan khawatir. Kami juga rutin cek harga agar tidak ada yang menaikkan secara sembarangan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Tidore, Ismail du Komalamo, dalam rapat tindak lanjut TPID pada 11 Desember 2024.
Di Surabaya, Pemkot juga menerapkan strategi serupa dengan menggelar pasar murah dan gerakan pangan murah secara konsisten, bekerja sama dengan distributor untuk menjual komoditas seperti beras, gula, minyak, dan sayuran di bawah harga pasar. Hingga November 2024, telah ada 18 kali pasar murah dan 2 kali gerakan pangan murah, ditambah dengan operasi pasar rutin setiap bulan yang menyalurkan 52.800 hingga 61.800 liter minyak goreng ke 9 hingga 17 pasar tradisional. Tak hanya itu, 18 kios TPID juga dibentuk di pasar-pasar Surabaya sebagai sarana pemantauan harga dan pemenuhan kebutuhan masyarakat dengan harga wajar.

Di Lamongan, Jawa Timur, kondisi juga sama positif. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan, Anang Taufik, memastikan pasokan dan harga bahan pokok tetap stabil hingga Nataru. Stok beras di gudang beras Lamongan mencapai 2.279.615 kg – angka yang masih dalam kategori aman – dengan harga beras premium berkisar Rp13.000 hingga Rp16.000/kg, dan beras medium Rp12.500 hingga Rp13.000/kg. Bahkan, harga cabai rawit yang sempat naik kini turun dari Rp45.000/kg menjadi Rp38.000/kg di pasar Blimbing.
Selain stok dan harga, pasar tradisional juga diminati karena suasana yang meriah dan ketersediaan barang yang khas, seperti kue kering lokal, baju adat, dan pernak-pernik perayaan yang sulit ditemukan di mall. “Saya lebih suka belanja di pasar karena harga lebih murah dan bisa nawar. Selain itu, suasana nya lebih meriah jelang Natal, banyak penjual yang nyanyi dan hiasan yang cantik,” ujar Siti Nurhaliza, seorang pengunjung pasar Anyar Tangerang.
Mall: Acara Hiburan Super, Dekorasi Menarik, dan Diskon Besar-Besaran
Sementara itu, mall di seluruh Indonesia bersaing menghadirkan rangkaian acara dan promosi untuk menarik pengunjung. Di AEON Mall Sentul City, misalnya, telah menyelenggarakan acara bertema “Kemeriahan Nataru 2025” sejak awal Desember 2024. Pengunjung berkesempatan bertemu karakter favorit seperti Shaun the Sheep (5-15 Desember 2024) dan melihat giant figure Attack on Titan beserta merchandise eksklusif (12 Desember 2024 – 5 Januari 2025). Puncaknya, penampilan musisi Dikta Wicaksono akan menemani countdown menuju tahun 2025.
“Kami memperluas sasaran pengunjung dengan tema yang beragam – dari Shaun the Sheep untuk keluarga muda hingga Attack on Titan untuk remaja. Semua agar semua kalangan bisa merasakan kegembiraan Nataru,” ujar Bayu Tunggul Aji, General Manager Mall Operation AEON Mall Sentul City.
Promosi belanja juga tidak ketinggalan. Di AEON Mall Sentul City, program “Festive Gift” (5-29 Desember 2024) memberikan voucher belanja Rp50.000 untuk pengunjung yang berbelanja minimal Rp600.000, atau Rp300.000 jika menggunakan kartu Jenius. Selanjutnya, “Year End Voucher!” (30 Desember 2024 – 5 Januari 2025) memberikan voucher Rp50.000 untuk belanja minimal Rp400.000, atau Rp400.000 dengan kartu Jenius.
Di Jakarta, Mall of Indonesia (MOI) akan menggelar acara “Orient Grandeur” untuk merayakan Tahun Baru Imlek mulai 24 Januari hingga 23 Februari 2025. Acara yang ditawarkan antara lain pertunjukan barongsai dengan pameran cahaya, program “Fortune Finds” untuk memenangkan voucher hingga Rp150.000, dan hadiah eksklusif untuk mereka yang lahir di tahun Ular.
Di Surabaya, Tunjungan Plaza mengusung tema “Majestic Lunar Wonders” dengan pertunjukan bian lian (seni mengganti wajah tradisional Tiongkok) pada 17, 20-23 Januari dan 27-29 Januari 2025. Ada juga parade “Parade of Majestic San Xing” dan program “Lucky Angpao” di mana pemegang PG Card berbelanja minimal Rp500.000 berkesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah. Sementara itu, Pakuwon City Mall menyelenggarakan “The Great Lunar New Year” dengan pertunjukan wushu, barongsai, alunan musik instrumen tradisional Tiongkok, dan lokakarya boneka moru mulai 22 Januari hingga 9 Februari 2025.
Selain acara, dekorasi natal di mall juga menjadi daya tarik tersendiri. Banyak mall menghiasi atrium mereka dengan pohon natal raksasa, lampu-lampu indah, dan patung karakter natal yang mengundang pengunjung untuk berfoto. “Saya suka ke mall karena suasana nya nyaman, ada AC, dan bisa sekaligus belanja, nonton film, dan main dengan keluarga. Dekorasi natal nya juga cantik, cocok buat foto di sosial media,” kata Rian Wijaya, seorang mahasiswa di Jakarta.
Kesadaran Masyarakat: Memilih yang Tepat Sesuai Kebutuhan
Kesadaran masyarakat terhadap pilihan belanja di pasar tradisional atau mall semakin meningkat. Banyak orang memilih pasar tradisional untuk kebutuhan sehari-hari dan bahan pangan karena harga lebih terjangkau dan kualitas segar. Sedangkan mall dipilih untuk belanja barang elektronik, pakaian, atau sekadar bersantai dengan keluarga sambil menikmati acara hiburan.
“Penting untuk kita pilih destinasi belanja yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Jangan terpaku pada satu tempat saja, karena keduanya memiliki kelebihan masing-masing,” kata Dr. Siti Aisyah, ahli ekonomi dari Universitas Indonesia.
Dalam menghadapi Nataru tahun ini, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap keamanan pangan dan kualitas barang yang dibeli, baik di pasar tradisional maupun mall. Juga, disarankan untuk berbelanja secara teratur dan tidak melakukan panic buying agar stok barang tetap terjaga dan harga tidak melonjak.
Reina

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
#beritaitime, #beritadaerah, #investigasi, #beritanasinal, #berita, #info, #wartaberita,
