Itime. JAKARTA 14 Januari 2026..Sejumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang sedang mengalami kebingungan dalam memilih antara melanjutkan pendidikan tinggi atau menjalankan tugas operasi perdamaian internasional (Prasarana Internasional/PRA SI) menemukan panduan berharga dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn.) Sjafrie Sjamsuddin.
Acara temu tatap yang digelar di Markas Komando Resimen Para Raider 1 Kostrad, Jakarta Timur, pada Rabu (14/01/2026), diikuti oleh 50 prajurit berprestasi yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi negeri maupun mengikuti tugas PRA SI di negara-negara seperti Sudan Selatan dan Republik Demokratik Kongo.
Sjafrie Sjamsuddin yang juga pernah menjabat sebagai Kasad menjelaskan bahwa pilihan antara pendidikan dan tugas operasional bukanlah hal yang saling bertentangan. “Keduanya memiliki nilai strategis yang sama pentingnya bagi karir prajurit dan kemajuan TNI secara keseluruhan. Pendidikan akan memperkuat kapasitas intelektual, sedangkan pengalaman di medan tugas akan mengasah keterampilan praktis dan jiwa kepemimpinan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa TNI telah memiliki kebijakan yang memungkinkan prajurit untuk menjalankan kedua pilihan tersebut secara berurutan. “Banyak prajurit yang setelah menyelesaikan tugas operasional, diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dengan beasiswa dari institusi terkait. Begitu juga sebaliknya, lulusan pendidikan tinggi dapat ditempatkan di posisi yang lebih strategis dalam menjalankan tugas lapangan,” jelas Sjafrie.
Salah satu prajurit yang mengikuti acara, Praka Rizky Adi Saputra (24 tahun), mengaku merasa lebih yakin setelah mendapatkan penjelasan dari Sjafrie. “Saya sebelumnya bingung karena ingin meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, namun juga memiliki semangat untuk berkontribusi dalam tugas perdamaian dunia. Sekarang saya tahu bahwa ada jalan untuk meraih kedua hal tersebut,” ujar Rizky.
Panglima Resimen Para Raider 1 Kostrad Kolonel Inf. Bagus Santoso menyampaikan bahwa acara seperti ini akan terus diadakan secara berkala untuk memberikan arahan bagi prajurit yang sedang menghadapi pilihan penting dalam karir mereka. “Kami berharap dengan panduan dari tokoh berpengalaman seperti Pak Sjafrie, prajurit kami dapat mengambil keputusan yang tepat dan memberikan kontribusi lebih besar bagi negara,” ujarnya.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
