Itime.Kebumen -15 Januari 2026.Jalan raya Guyangan menuju arah Petanahan dan diberi nama oleh masyarakat luas sebagai “Jeglongan Sewu” merupakan salah satu jalan yang sangat vital bagi masyarakat sekitar, Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.
Namun, jalan ini telah menjadi momok bagi pengguna jalan karena kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. Banyak pengguna jalan yang telah menjadi korban kecelakaan akibat jalan yang rusak ini.
Salah satu pengguna jalan yang hampir menjadi korban kecelakaan UK mengungkapkan pengalamannya yang mencekam, saat dirinya dalam perjalanan pulang melalui jalan tersebut.
“Saya hampir menjadi korban kecelakaan di jalan Guyangan-Petanahan karena jalan yang rusak parah. Saya olah saat tersalip mobil tengki dan pelek motor saya patah. Untung Tuhan masih sayang dengan saya, mungkin karena saya masih dibutuhkan oleh lima anak saya yang masih butuh kasih sayang,” kata UK, Kamis (15/01/2026).
Lanjut UK bahwa jalan Guyangan-Petanahan telah menjadi momok bagi pengguna jalan karena kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang.
“Saya berharap pihak terkait bisa segera mengambil tindakan dan bertanggung jawab atas kejadian ini. Saya tidak ingin menjadi korban berikutnya. Saya ingin tahu siapa yang akan bertanggung jawab atas kejadian ini? Apakah pemerintah tidak peduli dengan keselamatan warga?,” lanjutnya.
UK menambahkan bahwa ia tidak ingin kejadian serupa terjadi pada orang lain seperti dirinya yang pernah merasakan menjadi korban terkait jalan yang rusak.
“Saya tidak ingin kejadian serupa terjadi pada orang lain. Saya berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan,” katanya.
Pengguna jalan lainnya BD menyampaikan kepada tim media terkait kekecewaan dirinya terhadap kondisi jalan Guyangan-Petanahan.
“Saya sangat kecewa dengan kondisi jalan ini dan berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
BD menambahkan bahwa jalan Guyangan-Petanahan sangat vital bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan sebab jalan tersebut adalah penghubung antara Kecamatan Petanahan menuju Kebumen kota.
“Jalan ini sangat vital bagi masyarakat sekitar dan pengguna jalan. Kita berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini,” imbuhnya.
BD mengatakan bahwa ia tidak ingin menjadi korban kecelakaan akibat jalan yang rusak seperti orang-orang yang pernah menjadi korban terkait jalan yang rusak parah.
“Saya tidak ingin menjadi korban kecelakaan akibat jalan yang rusak. Saya meminta kepada pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini,” ucapnya.
Sementara itu warga sekitar, MN menuturkan bahwa jalan Guyangan-Petanahan telah menjadi masalah serius bagi masyarakat sekitar.
“Sudah lama kita mengeluhkan kondisi jalan ini, tapi tidak ada tanggapan dari pemerintah. Kita berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
MN juga mengungkapkan bahwa jalan Guyangan-Petanahan telah beberapa kali dianggarkan pembangunannya, namun tetap saja rusak.
“Sudah beberapa kali jalan ini dianggarkan pembangunannya, tapi tetap saja rusak. Kita tidak tahu apa yang terjadi, apakah ada permainan atau memang tidak ada kemampuan dari pihak pelaksana,” ungkapnya.
MN juga mengungkapkan bahwa ia sangat mengkhawatirkan dengan keselamatan pengguna jalan.
“Saya khawatir dengan keselamatan pengguna jalan. Jalan ini sangat berbahaya, terutama untuk pengendara motor. Kita berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan ini,” pungkasnya.
(SND)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
