Itime. Solo -15 Januari 2026..Mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan harapannya agar Polda Metro Jaya segera menyelesaikan kasus yang melibatkan Egi Sudjana, pendiri komunitas gerakan masyarakat “Damai Hari Lewat Rencana Jalan (Rj)”. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat ditemui di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (17/1/2026).
Mantan Presiden yang menjabat dua periode tahun 2014-2024 menyatakan bahwa gerakan Damai Hari Lewat Rj telah memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi permasalahan kemacetan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas di wilayah Ibukota. “Saya melihat bahwa gerakan ini memiliki dampak positif yang dirasakan oleh banyak orang. Oleh karena itu, kasus yang sedang ditangani perlu diselesaikan dengan transparan, objektif, dan sesuai dengan proses hukum agar tidak mengganggu kontinuitas kerja yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Jokowi.
Kasus Egi Sudjana muncul setelah adanya laporan terkait dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan terkait pengelolaan organisasi masyarakat serta pertanyaan mengenai penggunaan sumber daya yang terkumpul untuk kegiatan gerakan. Polda Metro Jaya telah menetapkan tim penyidik khusus untuk menangani kasus ini dan telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait serta mengumpulkan bukti-bukti yang relevan.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Solo menyampaikan bahwa penyelidikan sedang berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Kami akan memastikan bahwa setiap langkah penyelidikan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, objektif, dan berdasarkan data serta bukti yang valid. Hasil akhir penyelidikan akan diumumkan secara terbuka kepada publik untuk menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat,” jelasnya setelah bertemu Jokowi.
Sementara itu, pengurus harian Damai Hari Lewat Rj menyatakan bahwa mereka akan tetap menjalankan program kerja gerakan seperti kegiatan edukasi berlalu lintas, pendataan titik kemacetan, serta koordinasi dengan dinas terkait untuk memperbaiki infrastruktur jalan. Mereka juga menyampaikan komitmen untuk terus bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip gerakan yang telah ditetapkan.
Jokowi yang kini aktif dalam mendengarkan keluhan masyarakat dan memberikan bantuan sesuai dengan kapasitasnya menambahkan bahwa ia selalu mendukung gerakan masyarakat yang memiliki tujuan positif bagi kemajuan bangsa, namun juga menegaskan pentingnya menjalankan segala aktivitas sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. “Semua pihak harus tunduk pada hukum, tanpa terkecuali. Itu adalah prinsip dasar dalam negara hukum yang kita junjung tinggi,” tegasnya.
Sebelumnya, Jokowi juga pernah menyatakan bahwa meskipun sudah tidak menjabat sebagai presiden, ia tetap akan membuka ruang dan waktu untuk mendengar keluhan masyarakat serta mencoba membantu menyelesaikannya sesuai dengan kemampuannya.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
