Itime. Surakarta 15 Januari 2026 ..Telur asin, produk olahan telur yang telah dikenal luas di Indonesia karena rasa gurih dan kemudahan penyimpanan, dapat dibuat dengan cara yang baik dan benar untuk menghasilkan nilai ekonomi tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Dosen Ilmu Teknologi Pangan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Ir. Siti Maryam, dalam pelatihan pembuatan telur asin bagi kelompok usaha kecil di Kecamatan Laweyan pada Kamis (22/1/2026).
Cara Pembuatan yang Baik dan Benar:
1. Persiapan Bahan Baku: Gunakan telur ayam petelur atau ayam kampung yang segar, dengan usia maksimal 5 hari setelah dikeluarkan. Bahan utama tambahan adalah garam meja atau garam laut berkualitas tinggi yang bebas dari kotoran dan zat berbahaya.
2. Proses Pengolahan: Cuci telur hingga bersih dengan air mengalir, kemudian keringkan secara menyeluruh dengan kain bersih. Lakukan dua metode pilihan: metode rendaman (larutkan 1 kg garam dalam 4 liter air matang, rendam telur selama 18-21 hari pada suhu 25-30°C) atau metode pelapisan (balurkan telur dengan campuran garam dan sedikit air hingga tertutup merata, simpan dalam wadah kedap udara selama 14-17 hari).
3. Pemanasan dan Pengujian: Setelah masa pengasinan, bilas telur hingga bersih dan panaskan dengan api kecil selama 45-60 menit. Uji kematangan dengan cara menusuk bagian tengah telur; jika kuning telur sudah mengeras dan berwarna kekuningan keemasan, maka telur asin siap.
4. Pengemasan: Setelah dingin, telur asin dapat dikemas dalam wadah plastik kedap udara, kaleng, atau kemasan vakum untuk memperpanjang masa simpan hingga 6 bulan dan meningkatkan nilai jual.
“Kualitas telur asin yang baik ditandai dengan kuning telur yang padat, berwarna cerah, dan tidak terlalu asin. Hal ini bergantung pada pemilihan bahan baku yang tepat, konsentrasi garam, dan pengendalian suhu serta waktu pengasinan. Proses produksi yang higienis juga menjamin keamanan pangan bagi konsumen,” jelas Dr. Siti Maryam.
Nilai Ekonomi yang Tinggi:
Produksi telur asin yang dilakukan sesuai standar dapat memberikan keuntungan ekonomi yang signifikan. Harga jual telur asin berkualitas bisa mencapai 4-6 kali lipat harga telur mentah, terutama jika produk memiliki kemasan menarik dan sertifikasi mutu.
Kepala Kelompok Usaha “Telur Sejahtera” Laweyan, Sri Wahyuni (45 tahun), mengaku bahwa setelah menerapkan standar pembuatan yang benar dan mendapatkan sertifikasi BPOM, penjualan produk mereka meningkat hingga 85% dalam waktu 3 bulan. “Kita sekarang menjual tidak hanya di pasar tradisional dan modern, tetapi juga memasok ke restoran, hotel, dan menjadi oleh-oleh khas Surakarta. Beberapa mitra juga telah memesan untuk diekspor ke Malaysia dan Singapura,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Surakarta melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian memberikan dukungan berupa bantuan peralatan produksi, pendampingan teknis, dan pelatihan pemasaran bagi kelompok usaha yang memproduksi telur asin sesuai standar nasional. Produk yang memiliki label “Oleh-Oleh Khas Surakarta” juga mendapatkan prioritas dalam promosi di acara pariwisata dan pameran produk lokal.
“Telur asin memiliki potensi besar sebagai produk unggulan lokal yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat peternak dan pengusaha kecil. Dengan menerapkan cara pembuatan yang baik dan benar, kita dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi yang bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Surakarta, Drs. Hadi Susilo.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
