Itime.GUNUNGKIDUL, 20 Januari 2026 .Ratusan petani di kawasan pesisir Kabupaten Gunungkidul terancam gagal panen setelah tanaman pertanian mereka banyak dirusak oleh kelompok kera yang datang dari lereng pegunungan dan kawasan hutan sekitar pantai. Berbagai komoditas seperti jagung, kacang tanah, serta sayuran yang dibudidayakan di lahan pesisir menjadi target utama kerusakan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan KP) Kabupaten Gunungkidul, Slamet Santoso, mengungkapkan bahwa kasus serangan kera telah melaporkan dari Kecamatan Tanjungsari, Playen, dan Girisubo sejak akhir bulan Desember 2025. “Berdasarkan data yang terkumpul, luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 32 hektare dengan jumlah petani yang terkena imbas sebanyak 117 orang. Kerusakan yang terjadi cukup parah, bahkan sebagian tanaman sudah siap panen,” jelasnya.
Dalam pertemuan dengan pengurus Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Gunungkidul, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, menyatakan bahwa pemerintah kabupaten telah menyediakan dana bantuan sebesar Rp350 juta untuk membantu petani terdampak. “Dana ini akan dialokasikan untuk mengganti biaya produksi, memberikan bibit tanaman baru, serta mendukung upaya antisipasi serangan kera ke depan,” ucapnya.
Selain bantuan dana, Dispertan KP juga akan mendistribusikan alat pengusir kera berbasis teknologi ramah lingkungan dan memberikan pelatihan kepada petani tentang pembuatan pagar pelindung lahan yang efektif. Pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi DIY untuk melakukan pemantauan populasi kera dan upaya pengelolaan habitat alaminya agar tidak mengganggu aktivitas pertanian.
Salah satu petani di Desa Glagah, Kecamatan Tanjungsari, Sugeng (48), mengaku telah kehilangan seluruh hasil panen jagungnya yang berjumlah sekitar 2 ton. “Kami sudah berusaha berjaga malam-malam, tapi kera datang dalam jumlah banyak dan sulit dikendalikan. Bantuan dari pemkab sangat diharapkan untuk bisa memulai kembali usaha tani kami,” ucapnya dengan nada sedih.
Menurut rencana, pendaftaran untuk mendapatkan bantuan akan dibuka mulai pekan depan melalui kantor kecamatan masing-masing, dengan verifikasi data akan dilakukan secara bersama antara dinas terkait dan perwakilan petani.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
