Itime.SALATIGA, Jawa Tengah 23 Januari 2026 .Potensi bisnis perhotelan di Kota Salatiga terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan seiring dengan meningkatnya minat kunjungan wisatawan dan aktivitas bisnis di wilayah ini. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan keunikan destinasi yang dimiliki, kota yang terletak di kaki Gunung Merbabu ini siap menjadikan diri sebagai pilihan utama kota singgah bagi berbagai kalangan pengunjung.
Pertumbuhan Kunjungan Dorong Perkembangan Fasilitas Hotel
Data dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Salatiga mencatat bahwa jumlah kunjungan wisatawan selama tahun 2025 mencapai lebih dari 850 ribu orang, naik sekitar 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain wisata alam dan budaya, pertumbuhan ini juga didorong oleh meningkatnya jumlah acara konferensi, pelatihan, dan kegiatan bisnis yang digelar di kota ini.
Merespons kondisi tersebut, sejumlah hotel baik skala menengah hingga bintang tiga mulai melakukan perluasan dan renovasi fasilitas. Hotel Grand Salatiga Convention misalnya, baru saja menyelesaikan pembangunan aula konferensi baru yang mampu menampung hingga 500 orang, serta menambah unit kamar dengan konsep ramah lingkungan. Sementara itu, beberapa hotel boutique juga bermunculan di kawasan pusat kota, menawarkan pengalaman menginap dengan nuansa budaya lokal Jawa dan Batak yang khas.
“Kita melihat peluang besar di sektor perhotelan Salatiga. Selain sebagai destinasi wisata sendiri, kota ini juga menjadi titik transit strategis bagi mereka yang berpergian antara Semarang, Solo, dan Yogya. Kami terus meningkatkan kualitas layanan agar dapat memenuhi ekspektasi tamu,” ujar Rahmat Hidayat, Ketua Asosiasi Pengusaha Hotel dan Restoran (APHRI) Cabang Salatiga.
Pemerintah Dukung dengan Pembangunan Infrastruktur dan Promosi Destinasi
Pemerintah Kota Salatiga tidak tinggal diam melihat potensi yang ada. Beberapa langkah strategis telah diambil untuk mendukung perkembangan bisnis perhotelan dan pariwisata secara keseluruhan. Di antaranya adalah penyempurnaan akses jalan menuju objek wisata utama seperti Curug Sikarim, Candi Gedong Songo, dan kawasan wisata agro di Desa Candiroto.
Selain itu, pemerintah juga aktif melakukan promosi bersama dengan pihak swasta melalui berbagai acara pariwisata tahunan seperti Festival Salatiga Kreatif dan Pekan Wisata Gunung Merbabu. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik Salatiga sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya dan kuliner khas seperti nasi liwet Salatiga, sate banda, dan dawet ireng.
“Walaupun ukuran kota tidak terlalu besar, Salatiga memiliki keunggulan tersendiri yaitu suasana yang nyaman dan kebersihan yang terjaga. Kami ingin menjadikan kota ini sebagai ‘kota singgah yang nyaman’ dengan menghubungkan potensi pariwisata dengan perkembangan bisnis perhotelan yang berkualitas,” jelas Wakil Walikota Salatiga, Dra. Sri Hartati, M.Si.
Peluang Baru untuk UMKM dan Ekonomi Lokal
Perkembangan bisnis perhotelan juga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Banyak hotel yang bekerja sama dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menyediakan bahan makanan, kerajinan tangan sebagai oleh-oleh, serta jasa transportasi dan pemandu wisata. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat lokal tetapi juga melestarikan produk dan keahlian tradisional.
“Kami bekerja sama dengan beberapa kelompok wanita rumah tangga di sekitar kawasan hotel untuk memasok makanan khas lokal. Selain memberikan nilai tambah bagi tamu, ini juga menjadi sumber penghasilan bagi mereka,” ungkap Siti Nurhaliza, Manajer Operasional Hotel Wisata Bumi Salatiga.
Target Jangka Panjang: Menjadi Destinasi Bisnis dan Wisata Kelas Menengah
Untuk jangka panjang, pihak terkait berencana mengembangkan Salatiga sebagai destinasi bisnis dan wisata kelas menengah dengan standar pelayanan yang kompetitif. Rencana tersebut meliputi pembangunan kawasan komersial dengan integrasi hotel, pusat perbelanjaan, dan ruang pertemuan, serta pengembangan paket wisata yang lebih beragam seperti wisata kesehatan dan wellness di kawasan pegunungan.
“Dengan potensi yang ada dan dukungan yang baik dari semua pihak, kami yakin Salatiga akan semakin dikenal sebagai kota singgah yang nyaman dan berkualitas. Kita akan terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung,” pungkas Rahmat Hidayat.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
