Itime.SALATIGA, 24 Januari Para guru non-Anggota Satuan Kerja Negara (ASN) di Kota Salatiga akhirnya mendapatkan titik terang terkait status dan kesejahteraan mereka. Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengumumkan bahwa telah disusun skema lengkap untuk pengangkatan bertahap dan penyesuaian pendapatan yang akan mulai diberlakukan mulai bulan Maret 2026.
Skema Pengangkatan dan Kriteria yang Ditetapkan
Kepala Disdik Kota Salatiga, Dra. Sri Lestari, M.Pd menjelaskan bahwa skema yang dirancang meliputi dua jalur utama untuk guru non-ASN yang telah mengabdi di satuan pendidikan negeri maupun swasta berstatus yayasan di wilayah Kota Salatiga.
“Jalur pertama adalah pengangkatan menjadi guru kontrak dengan status tenaga kependidikan pemerintah daerah (TKPD), sedangkan jalur kedua adalah penyesuaian kualifikasi dan kompetensi untuk mengikuti seleksi pengangkatan ASN tahun depan. Kami telah menetapkan kriteria jelas, antara lain memiliki ijazah sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan, memiliki sertifikat pendidik profesional (PGSD atau PPG), dan telah mengabdi minimal 2 tahun,” jelas Sri Lestari dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Disdik Salatiga, Sabtu (24/1/2026).
Perkiraan ada sekitar 387 guru non-ASN yang memenuhi syarat awal untuk mengikuti proses pengangkatan. Pemerintah kota telah menyusun jadwal pendaftaran dan verifikasi dokumen yang akan berlangsung dari tanggal 5 hingga 19 Februari 2026 di masing-masing kecamatan.
Penyesuaian Gaji dan Kesejahteraan Lainnya
Selain kepastian status, pemerintah kota juga akan melakukan penyesuaian pendapatan bagi guru non-ASN yang belum dapat diangkat ke dalam struktur TKPD atau ASN. Besaran penyesuaian gaji akan disesuaikan dengan lama masa kerja dan kualifikasi pendidikan, dengan peningkatan mulai dari 25% hingga 40% dari gaji saat ini.
“Selain itu, kami juga akan memberikan akses yang sama terhadap tunjangan kesehatan, tunjangan profesi guru, serta kesempatan untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi yang diadakan oleh pemerintah daerah maupun pusat,” tambah Sri Lestari.
Pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,5 miliar dalam APBD tahun 2026 untuk mendukung program ini, yang mencakup biaya pengangkatan, penyesuaian gaji, serta pelatihan bagi para guru yang bersangkutan.
Tanggapan Para Guru Non-ASN
Ketua Forum Guru Non-ASN Kota Salatiga, Agus Supriyanto, menyampaikan rasa syukur atas kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah kota. Menurutnya, keberadaan skema ini memberikan harapan baru bagi para guru yang selama ini bekerja dengan status tidak tetap.
“Alhamdulillah, akhirnya ada kejelasan. Kami telah menunggu kepastian ini selama bertahun-tahun. Dengan adanya skema pengangkatan dan penyesuaian gaji, kami bisa lebih fokus dalam mengajar dan memberikan layanan terbaik bagi siswa,” ujar Agus dengan emosional.
Ia juga menambahkan bahwa para guru siap mengikuti proses seleksi dan verifikasi dengan penuh transparansi, serta akan bekerja sama dengan pemerintah kota untuk memastikan program ini berjalan lancar.
Langkah Selanjutnya
Setelah masa pendaftaran dan verifikasi dokumen selesai, pemerintah kota akan melakukan asesmen kompetensi bagi calon guru yang akan diangkat menjadi TKPD pada bulan Februari. Untuk guru yang akan mengikuti seleksi ASN, akan diadakan bimbingan teknis dan pelatihan intensif mulai bulan April 2026.
Wali Kota Salatiga, H. Slamet Santoso juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini. “Pendidikan adalah pondasi kemajuan daerah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjamin kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Salatiga,” ujarnya.
Saat ini, Disdik Salatiga sedang menyebarkan informasi secara luas melalui berbagai kanal, termasuk sosialisasi langsung ke masing-masing sekolah, agar seluruh guru non-ASN dapat mengikuti proses dengan baik.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
