Itime.JAKARTA, 26 Januari 2026 .Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan skenario pemeriksaan terhadap mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa lembaga antirasuah tidak akan tebang pilih dalam memanggil saksi, termasuk Jokowi, namun hal itu sepenuhnya bergantung pada kebutuhan penyidik.
Keterkaitan nama Jokowi muncul karena tambahan kuota 20 ribu jamaah haji tahun 2024 merupakan hasil lobi dirinya kepada pemerintah Arab Saudi, bertujuan untuk memangkas waktu tunggu calon jamaah yang mencapai belasan tahun. Namun, pembagian kuota tambahan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang mengatur 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus.
“Tambahan 20 ribu kuota ini hasil pertemuan Presiden RI (saat itu Jokowi) dengan pemerintah Arab Saudi. Alasannya karena antrean haji reguler sampai 15 tahun lebih. Namun, yang terjadi justru dibagi 50:50, 10 ribu untuk reguler dan 10 ribu untuk khusus. Itu yang menjadi perbuatan melawan hukumnya,” jelas Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu.
KPK menduga penyimpangan ini menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp1 triliun dan telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta mantan staf khususnya Ish Fah Abidal Aziz (Gus Alex) sebagai tersangka. Saat ini, KPK tengah mencari pemberi perintah di balik kebijakan ilegal tersebut dan pihak yang menerima aliran dana.
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu sebelumnya juga menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap Jokowi bisa dilakukan apabila kasus sudah mencapai tahap penyidikan dengan adanya alat bukti yang cukup.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
