Itime.Jakarta 27 Januari 2026 .Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan keuangan negara seiring dengan meningkatnya beban utang yang harus dibayarkan. Meskipun tidak ditemukan data resmi mengenai beban utang baru sebesar Rp 1.650 triliun, angka utang yang harus dikelola terus menunjukkan tren kenaikan, dengan risiko yang perlu diwaspadai.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), total utang pemerintah pusat per Juni 2025 mencapai Rp 9.138,05 triliun dengan rasio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 39,86 persen, masih di bawah ambang batas aman 60 persen sesuai UU Keuangan Negara. Namun, pada tahun depan, pemerintah harus membayar utang jatuh tempo sebesar Rp 1,4 kuadriliun yang terdiri atas pokok utang sebanyak Rp 833 triliun dan bunga utang senilai Rp 599 triliun, termasuk utang luar negeri sebesar Rp 105,3 triliun dan bunga Rp 60,7 triliun.
Sebelumnya, pada tahun 2025, pemerintahan Prabowo Subianto harus mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1.350 triliun untuk pembayaran utang, yang mencakup utang jatuh tempo sebesar Rp 800,33 triliun dan bunga utang Rp 552,9 triliun. Tren kenaikan pembayaran bunga utang juga menjadi perhatian, dimana pada tahun 2025 naik 10,8 persen dibandingkan outlook APBN 2024.
Meskipun demikian, OECD dalam laporannya menyatakan bahwa Indonesia jauh dari risiko gagal bayar, berkat perkembangan pasar obligasi mata uang lokal yang kuat dengan lebih dari 90 persen utang bernominasi dalam mata uang lokal. Kemenkeu juga menegaskan bahwa posisi utang masih terkendali dan digunakan untuk belanja produktif seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Namun, rasio debt to service ratio Indonesia kini mencapai 45 persen dari batas aman 30 persen, yang menjadi perhatian kalangan ahli ekonomi. Pemerintah berkomitmen untuk mengelola utang secara hati-hati dan terukur untuk menjaga kredibilitas serta stabilitas keuangan negara.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
