Itime.Jakarta, 31 Januari 2026 – Sebanyak lima pejabat tinggi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengundurkan diri dalam kurun waktu satu hari pada Jumat (30/1). Peristiwa ini terjadi usai pasar modal Indonesia mengalami gejolak yang dipicu oleh keputusan MSCI terkait penilaian terhadap infrastruktur pasar lokal.
Berikut adalah kronologis pengunduran diri mereka:
Pukul 09.00 WIB: Dirut BEI Iman Rachman Mundur
Direktur Utama BEI Iman Rachman mengumumkan pengunduran dirinya dalam konferensi pers sesaat setelah pasar dibuka. Ia menyatakan keputusan ini sebagai bentuk tanggung jawab pribadi atas dinamika pasar yang bergejolak dalam dua hari sebelumnya, meskipun perdagangan pagi menunjukkan perbaikan.
“Sebagai direktur utama BEI, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan ini sebagai bentuk tanggung jawab terhadap apa yang terjadi. Saya berharap ini terbaik bagi pasar modal Indonesia,” ujarnya.
BEI akan menunjuk pelaksana tugas (plt) dirut hingga pengganti definitif ditetapkan sesuai aturan.
Pukul 18.25 WIB: Tiga Petinggi OJK Umumkan Mundur
OJK mengumumkan pengunduran diri ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KEPMDK) In Arno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) I.B. Aditya Jaya Antara.
Mahendra Siregar menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tanggung jawab moral untuk mendukung pemulihan sektor keuangan. Sebelumnya, ia dan In Arno masih memberikan keterangan pers pada sesi perdagangan kedua, menyatakan akan melakukan reformasi sesuai permintaan MSCI dan bertemu pihak penyedia indeks pada Senin depan.
Pukul 21.00 WIB: Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Juga Mundur
Beberapa jam kemudian, OJK mengumumkan bahwa Wakil Ketua Mirza Adityaswara juga telah memutuskan mengundurkan diri dari jabatan. Alasan yang dikemukakan sama, yakni demi kepentingan stabilitas sektor keuangan yang lebih besar.
Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai langkah para pejabat ini tepat sebagai bentuk akuntabilitas dan dapat menjadi “pil penenang” bagi pasar, meskipun efeknya akan bergantung pada figur pengganti dan arah kebijakan mendatang.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
