Itime. Salatuga 4 Febuari 2026 .Kisah kenangan masa muda Presiden Jokowi saat menjalani Kuliah Kerja Nyata di Boyolali terungkap melalui cerita teman sekampungnya
Cerita menarik tentang masa muda Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kembali muncul ke permukaan. Salah satu teman sekampungnya yang juga bersama-sama menjalani KKN di daerah tersebut mengungkapkan nama panggilan khas yang pernah digunakan untuk Presiden Jokowi pada masa itu, memberikan gambaran tentang sosoknya yang sederhana dan akrab dengan masyarakat jelata.
SIAPA TEMAN KKN YANG UNGKAPKANNYA?
Teman KKN yang mengungkapkan hal ini adalah Sutrisno, yang kini tinggal di Desa Kemusu, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Menurut Sutrisno, ia dan Jokowi pernah menjadi teman sekampung saat menjalani KKN pada tahun 1980-an, ketika Jokowi masih merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Keduanya ditempatkan di desa yang sama dan sering bekerja sama dalam berbagai kegiatan pembangunan masyarakat selama masa KKN berlangsung.
NAMA PANGGILAN KHAS YANG PERNAH DIGUNAKAN
Menurut Sutrisno, saat masa KKN berlangsung, teman-teman sekampung biasa memanggil Jokowi dengan nama panggilan “Joko” atau terkadang “Kowi”. Namun, ada satu nama panggilan khusus yang hanya digunakan di kalangan teman-teman KKN dekatnya, yaitu “Lurah Kecil”.
“Pada masa itu, Jokowi sangat aktif dalam mengorganisir kegiatan masyarakat, mulai dari membangun saluran irigasi hingga mengajak warga untuk membersihkan lingkungan desa. Ia selalu mau membantu siapapun dan mampu menyelesaikan berbagai masalah kecil di desa dengan cara yang sederhana namun efektif. Karena itu, kami sering menyebutnya ‘Lurah Kecil’ karena sikapnya yang peduli dan mampu memimpin seperti seorang lurah meskipun kita sama-sama mahasiswa yang baru belajar mengenal kehidupan desa,” ujar Sutrisno dengan senyum kenang.
KENANGAN MASA KKN BERSAMA JOKOWI
Sutrisno juga menceritakan bahwa Jokowi pada masa itu adalah sosok yang sangat sederhana dan mudah bergaul. Ia sering membantu pekerjaan rumah tangga warga desa, seperti menyiram sawah, memanen padi, atau bahkan membantu memasak bersama ibu-ibu desa. Meskipun berasal dari Solo, Jokowi dengan cepat menyesuaikan diri dengan kehidupan di desa Boyolali dan mampu berkomunikasi dengan lancar dalam bahasa Jawa dengan aksen lokal.
“Kita sering makan bersama dengan menggunakan nasi yang dibungkus daun pisang, dan Jokowi tidak pernah pilih-pilih makanan. Ia selalu bilang bahwa makanan apa saja akan enak jika dimakan dengan suka cita dan bersama orang-orang baik,” tambah Sutrisno.
Selain itu, Jokowi juga dikenal sebagai sosok yang suka bercerita dan mendengarkan cerita warga desa. Ia sering menghabiskan waktu malam bersama teman-teman KKN dan warga desa untuk berdiskusi tentang cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
RESPON MASYARAKAT BOYOLALI
Berita tentang nama panggilan khas Jokowi saat KKN di Boyolali mendapatkan perhatian positif dari masyarakat lokal. Banyak yang menyatakan bahwa cerita ini semakin memperkuat citra Jokowi sebagai pemimpin yang akar rumput dan tidak melupakan akar-akarnya. Beberapa warga yang pernah bertemu dengan Jokowi pada masa itu juga menyebutkan bahwa sikapnya yang ramah dan sederhana tetap terjaga hingga saat ini.
“Kita merasa bangga karena pernah menjadi tempat KKN bagi Presiden kita. Cerita tentang nama panggilan ‘Lurah Kecil’ sangat sesuai dengan sosok Jokowi yang kita kenal – selalu peduli dengan rakyat kecil,” ujar Sri Wahyuni, seorang warga Desa Kemusu yang pernah bertemu Jokowi saat masa KKN.
Kisah nama panggilan khas Jokowi saat menjalani KKN di Boyolali bukan hanya sekadar cerita masa muda, tetapi juga menjadi bukti tentang bagaimana pengalaman di desa telah membentuk karakter kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat. Nama panggilan “Lurah Kecil” yang diberikan oleh teman-teman KKNnya mencerminkan sikapnya yang peduli, mampu memimpin, dan selalu siap membantu masyarakat. Cerita ini menjadi bagian dari sejarah yang menunjukkan bahwa sosok pemimpin besar bisa berasal dari perjalanan yang sederhana namun penuh makna.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
