Itime.SURAKARTA,5 Febuari 2026 .Lima perwira tinggi TNI Angkatan Darat (AD) yang saat ini menjabat sebagai Panglima Divisi Militer (Pangdam) merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) Magelang Angkatan 1993. Salah satu rekan angkatan mereka, Mayjen TNI Agus Pramono, juga menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Militer (Pangkogabwilhan) III/Siliwangi, menandakan kontribusi besar generasi ini dalam struktur kepemimpinan TNI AD.
PROFIL 5 PANGDAM LULUSAN AKMIL 1993
- Pangdam I/Bukit Barisan – Mayjen TNI Dedi Hartono
Menjabat sejak Maret 2025, Mayjen Dedi Hartono lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 12 Juli 1971. Sebelum menjabat sebagai Pangdam, ia menjabat sebagai Asisten Staf Umum (Assum) Markas Besar AD. Selama karirnya, ia pernah mengemban tugas sebagai Komandan Batalyon Raider 300/Wira Sakti, Komandan Resimen Mekanis 414/Garuda Putih, dan Gubernur Akademi Militer tahun 2023-2024.
Ia dikenal sebagai sosok yang fokus pada peningkatan kapasitas personel dan kerja sama dengan pemerintah daerah di wilayah Sumatera. Selama masa jabatannya, ia telah meluncurkan program “AD Peduli Sumatera” yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil melalui bantuan kesehatan dan pembangunan infrastruktur.
- Pangdam II/Sriwijaya – Mayjen TNI Eko Margiyono
Mengemban tugas sejak April 2025, Mayjen Eko Margiyono lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 5 September 1971. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Resimen Pasukan Khusus (Korespekhas) AD tahun 2022-2023 dan pernah bertugas di berbagai wilayah operasi, termasuk di Provinsi Papua dan Nusa Tenggara Timur.
Ia memiliki latar belakang pendidikan lanjutan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) serta National Defense University Amerika Serikat. Di bawah kepemimpinannya, Divisi Militer II/Sriwijaya fokus pada penguatan keamanan kawasan industri dan perikanan di perairan Sumatera Selatan.
- Pangdam IV/Diponegoro – Mayjen TNI Bambang Susanto
Jabat sejak Februari 2025, Mayjen Bambang Susanto lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 28 November 1971. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Asisten Staf Operasi (Asops) Mabes AD dan pernah menjadi Komandan Korem 072/Pamungkas yang bertanggung jawab atas keamanan wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
Ia dikenal sangat dekat dengan masyarakat Jawa Tengah dan sering menggelar kegiatan silaturahmi dengan tokoh masyarakat serta pelaku UMKM. Beliau juga aktif dalam program pelestarian budaya Jawa, termasuk kerja sama dengan pemerintah daerah untuk melestarikan seni tradisional seperti wayang kulit dan karawitan.
- Pangdam VI/Mulawarman – Mayjen TNI Hariyanto
Menjabat sejak Januari 2025, Mayjen Hariyanto lahir di Samarinda, Kalimantan Timur, pada 17 Agustus 1971. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tahun 2023-2024 dan pernah bertugas sebagai Komandan Korem 091/ASN Kawal yang bertanggung jawab atas keamanan kawasan hutan dan tambang di Kalimantan Timur.
Ia memiliki keahlian khusus dalam operasi hutan dan wilayah perbatasan. Selama masa jabatannya, ia telah memperkuat kerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk mengantisipasi aktivitas illegal logging dan perdagangan barang ilegal di wilayah Kalimantan Timur.
- Pangdam XIII/Merdeka – Mayjen TNI Sutrisno
Mengemban tugas sejak Maret 2025, Mayjen Sutrisno lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 3 Januari 1971. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komandan Akademi Militer tahun 2024 dan pernah menjadi Komandan Korem 142/Tadulako yang bertanggung jawab atas keamanan wilayah Sulawesi Tengah.
Ia fokus pada peningkatan kualitas pendidikan militer dan kerja sama dengan universitas di Sulawesi untuk pengembangan sumber daya manusia. Beliau juga aktif dalam program pemberantasan terorisme dan ekstremisme di kawasan Sulawesi.
REKAN ANGKATAN JABAT PANGKOGABWILHAN III
Mayjen TNI Agus Pramono, juga lulusan Akmil 1993, menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Militer III/Siliwangi sejak Desember 2024. Lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 19 April 1971, beliau sebelumnya menjabat sebagai Pangdam VII/Wirabuana dan Komandan Korem 061/Surya Kencana.
Ia dikenal memiliki fokus kuat pada kerja sama dengan masyarakat serta keamanan kawasan perbatasan Jawa Barat dan Banten. Selama masa jabatannya di Pangkogabwilhan III, ia telah meluncurkan program “Kawal Batas, Jaga Persatuan” yang bertujuan meningkatkan pengawasan perbatasan dan memperkuat hubungan dengan negara tetangga.
“Angkatan 1993 dikenal sebagai generasi yang memiliki pengalaman beragam, mulai dari tugas di medan operasi hingga pembangunan di daerah. Banyak di antara mereka yang juga telah mengikuti pendidikan lanjutan baik di dalam maupun luar negeri, seperti di Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman,” ujar Dr. Rudi Hartono, analis militer dari Universitas Jenderal Soedirman.
ANGKATAN 1993 KONTRIBUSI BESAR PADA PEMBANGUNAN TNI AD
Selain menjabat pada posisi strategis di Mabes AD dan wilayah militer, sejumlah alumni Akmil 1993 juga terlibat dalam berbagai program pembangunan TNI AD. Di antaranya adalah modernisasi peralatan tempur, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan berstandar internasional, serta kerja sama bilateral dengan negara-negara seperti Amerika Serikat, Australia, dan Jepang.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman pernah menyebut bahwa angkatan tahun 1993 merupakan tulang punggung perwira tinggi yang siap membawa TNI AD menghadapi tantangan masa depan dengan profesionalisme dan integritas yang tinggi.
“Generasi ini telah melalui berbagai tahap pengembangan karir yang panjang dan penuh tantangan. Mereka memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika keamanan nasional dan mampu mengelola berbagai isu kompleks di wilayah masing-masing,” ujar KSAD dalam pidato pada acara peringatan Hari Jadi Akmil kemarin.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
