Itime.Surakarta, 7 Februari 2026 – Organisasi Masyarakat (Ormas) yang mendapat dukungan langsung dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yaitu Forum Peduli Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Forum PUMKM), mengumumkan rencana untuk merekrut pelaku UMKM dari berbagai negara untuk berinvestasi dan berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal di Indonesia. Program bernama “UMKM Global Masuk Indonesia” akan diluncurkan pada bulan Maret mendatang dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas UMKM dalam negeri serta membuka akses pasar internasional.
Ketua Umum Forum PUMKM, H. Budi Santoso, menyampaikan bahwa ide program ini muncul setelah pertemuan langsung dengan Wakil Presiden Gibran pada akhir Januari 2026 di Istana Wakil Presiden. “Bapak Gibran memberikan arahan bahwa UMKM Indonesia perlu belajar dari pengalaman pelaku usaha global sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat bisnis bagi UMKM dari negara lain. Melalui program ini, kita ingin menciptakan sinergi yang saling menguntungkan,” ujar Budi dalam konferensi pers di Solo.
Target 500 UMKM dari 15 Negara
Program ini menargetkan akan merekrut sekitar 500 pelaku UMKM dari 15 negara, antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Kamboja, Filipina, Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Uni Emirat Arab, Saudi Arabia, Turki, Jerman, dan Amerika Serikat. UMKM yang akan direkrut berasal dari berbagai sektor, seperti kerajinan tangan, makanan dan minuman olahan, tekstil dan fashion, teknologi informasi, serta produk kreatif.
Setiap pelaku UMKM asing yang bergabung akan diberikan fasilitas pendaftaran usaha yang dipermudah, pelatihan tentang regulasi bisnis di Indonesia, serta pendampingan untuk menjalin kemitraan dengan UMKM lokal. Pihak Forum PUMKM juga bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Luar Negeri untuk memastikan kelancaran proses masuknya UMKM asing.
Dukungan Langsung dari Wakil Presiden Gibran
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam siaran tertulisnya menyatakan bahwa program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. “UMKM tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, tapi juga menjadi ujung tombak dalam memperkuat hubungan ekonomi antar negara. Saya mendukung penuh program ini dan akan memastikan bahwa seluruh kementerian terkait memberikan dukungan maksimal,” ucap Gibran.
Sebelumnya, Gibran juga telah aktif mendukung berbagai program pengembangan UMKM, baik saat menjabat sebagai Wali Kota Solo maupun sekarang sebagai Wakil Presiden. Salah satunya adalah program “Solo UMKM Go Global” yang telah berhasil mengantarkan lebih dari 200 pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produknya ke luar negeri.
Fasilitas dan Inisiatif yang Disediakan
Untuk mendukung keberhasilan program ini, Forum PUMKM telah menyiapkan sejumlah fasilitas dan inisiatif:
- Pusat Layanan Integrasi UMKM Global: Akan dibangun di Jakarta, Surabaya, dan Medan untuk memberikan layanan konsultasi hukum, perizinan, serta pendampingan bisnis.
- Program Kemitraan Ganda: Setiap UMKM asing akan ditempatkan dengan pasangan UMKM lokal untuk berbagi ilmu dan teknologi, serta mengembangkan produk kolaboratif.
- Pameran UMKM Global: Akan diselenggarakan secara berkala untuk mempromosikan produk dari UMKM lokal dan asing kepada konsumen serta calon mitra bisnis.
- Bantuan Modal Lunak: Bekerjasama dengan beberapa bank pemerintah dan swasta, akan disediakan kredit usaha dengan bunga rendah untuk UMKM yang menjalin kemitraan dengan pihak asing.
- Pelatihan Bahasa dan Budaya: Diberikan secara cuma-cuma kepada UMKM asing untuk memudahkan komunikasi dan adaptasi dengan lingkungan bisnis Indonesia.
Respons Pelaku UMKM Lokal dan Asing
Pelaku UMKM lokal dari Solo, Sri Wahyuni yang menjalankan usaha kerajinan batik, menyambut baik program ini. “Kita sangat perlu ilmu dan teknologi dari luar untuk meningkatkan kualitas produk kita. Dengan bekerja sama dengan UMKM asing, diharapkan produk batik kita bisa lebih dikenal di pasar internasional,” katanya.
Sementara itu, seorang pelaku UMKM makanan olahan dari Malaysia, Datuk Ahmad bin Hassan, yang telah mendaftarkan diri dalam program ini menyatakan antusiasmenya. “Indonesia memiliki pasar yang besar dan potensi kolaborasi yang tinggi. Kami ingin belajar tentang bahan baku lokal dan juga mempromosikan produk kita di sini,” ujarnya melalui sambungan video.
Kerjasama dengan Negara Sahabat
Kementerian Luar Negeri melalui Direktur Jenderal Kerjasama Ekonomi dan Kesejahteraan Nasional, Dr. Rizky Amelia, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa kedutaan besar untuk mempromosikan program ini. “Banyak negara sahabat yang menunjukkan minat besar untuk mengirimkan pelaku UMKM mereka ke Indonesia. Kita akan terus mempererat kerja sama ini untuk mencapai tujuan bersama dalam mengembangkan UMKM,” jelasnya.
Forum PUMKM juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan asosiasi UMKM dari 8 negara, antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Jepang, Korea Selatan, India, dan Australia, untuk mendukung pelaksanaan program ini.
Target dan Harapan Ke Depan
Ketua Forum PUMKM Budi Santoso menargetkan bahwa pada tahun pertama pelaksanaan, program ini dapat menjalin setidaknya 200 kemitraan antara UMKM lokal dan asing, serta meningkatkan ekspor produk UMKM Indonesia sebesar 15 persen. “Kita berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tapi juga memperkuat hubungan persahabatan antar negara melalui kerja sama bisnis yang saling menguntungkan,” pungkasnya.
(Reina)

#itime, #itimepertanian, #itimeperistiwa, #itimeArtikel, #itimeviral, #itimeberita, #itimebudaya, #itimepemerintah, #itimehukum, #itimenasional, #itimeregional, #itimeinternasional, #itimeolahraga, #itimegayahidup, #itimetni, #itimePolri, #itimeuncatagorized, #itimependidikan, #itimepengetahuan, #itimesorot, #itimesemuaorang, #itimeviral, #itimewartawan, #itimedunia, #itimeportal, #itimeekonomi, #itimeglobal, #itimeteman, #itimesahabat, #itimerepublik, #itimeberitabaru, #itimeberitaterkini, #itimehariini, #itimenews, #itimeterkini, #itimepagi, #itimetv, #itimeberita, #itimemedia, #itimeindonesia, #itimeasia, #itimenusantara, #itimeprovinsi, #itimewaktu, #itimevidio, #itimefilm, #itimetrendi
