Itime.SALATIGA, 15 Februari 2026 – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Cabang Salatiga berperan aktif dalam ajang Bazar UMKM yang diselenggarakan pada hari Sabtu (14/2) di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga. Acara ini menjadi wadah bagi pelaku usaha wanita untuk memamerkan dan memasarkan produk hasil karya mereka, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pengusaha lokal.
Kegiatan IWAPI pada Bazar UMKM 14 Februari
- IWAPI Salatiga mengikuti bazar dengan menampilkan ragam produk unggulan, antara lain kerajinan tangan anyaman bambu, makanan khas tradisional olahan modern, pakaian batik dengan desain inovatif, serta produk kecantikan berbahan dasar alami lokal.
- Ketua IWAPI Salatiga, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa bazar ini bukan hanya tentang penjualan, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi usaha wanita di Salatiga kepada masyarakat luas dan pemerintah daerah. “Kami berharap melalui acara ini, produk dari wanita pengusaha bisa lebih dikenal dan mendapatkan akses pasar yang lebih luas,” ujarnya.
- Tim IWAPI juga menyelenggarakan lokakarya mini mengenai manajemen keuangan usaha kecil dan cara mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk pemasaran produk, yang diikuti oleh sekitar 40 pelaku UMKM lainnya yang berpartisipasi dalam bazar.
- Acara gebyar UMKM ini di isi acara tambahan dari sangar tari Srikandi dan linedance salatiga.
Kegiatan Lainnya IWAPI dalam Mendukung UMKM
Selain bazar tersebut, IWAPI Salatiga juga telah melakukan berbagai upaya untuk pemberdayaan UMKM:
1. Seminar Pemberdayaan UMKK LKPP RI pada Jumat (28/6/2024), di mana 20 pengurus IWAPI menghadiri untuk mempelajari akses e-katalog dan kebijakan pembelian produk dalam negeri.
2. Pelatihan Digitalisasi UMKM Kecamatan Tingkir pada Rabu (25/9/2024), bekerja sama dengan Yayasan Meira Visi Persada dan Pemerintah Kecamatan Tingkir, yang mencakup strategi digital marketing dan pengelolaan platform e-commerce.
Tentang Ajang UMKM Salatiga
Selain bazar di Rumah Dinas Wali Kota, kota Salatiga juga akan menyelenggarakan Gebyar UMKM Salatiga BEDA 2025 dari 26 hingga 31 Juli 2025 di sepanjang Jalan Tentara Pelajar. Acara tersebut akan diikuti 75 tenant UMKM dengan berbagai produk, serta menyediakan layanan One Stop Service untuk pengurusan izin usaha dan akses pembiayaan.
(Reina)

