MALANG – Praktik perjudian sabung ayam yang diduga berlangsung secara sembunyi-sembunyi di wilayah Dusun Kuncoro, Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, akhirnya dibongkar aparat kepolisian.
Tim dari Polres Malang Polda Jatim melalui Polsek Sumberpucung bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan darurat 110.
Kapolsek Sumberpucung Iptu Choirul Mustofa memimpin langsung penelusuran ke lokasi yang disebut warga kerap dijadikan arena sabung ayam. Namun saat petugas tiba, aktivitas perjudian sudah tidak berlangsung.
Meski begitu, polisi menemukan jejak yang diduga kuat sebagai arena sabung ayam. Di lokasi terlihat bekas pagar pembatas arena, tempat duduk penonton, hingga sisa perlengkapan yang biasa digunakan dalam praktik perjudian tersebut.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya penindakan tersebut. Menurutnya, pembongkaran dilakukan sebagai langkah preventif agar lokasi tidak kembali dimanfaatkan.
“Petugas menemukan sisa-sisa arena yang diduga digunakan untuk sabung ayam. Seluruh sarana langsung kami bongkar dan musnahkan di tempat,” ujar AKP Bambang, Senin (16/2).
Peralatan yang ditemukan di lokasi turut dimusnahkan dengan cara dibakar untuk mencegah penggunaan ulang. Polisi juga melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Sumber internal menyebutkan, lokasi tersebut diduga sudah beberapa kali digunakan sebagai tempat sabung ayam, terutama pada akhir pekan. Aktivitas itu disebut meresahkan warga sekitar karena kerap menimbulkan kerumunan dan kebisingan.
Polres Malang menegaskan akan meningkatkan patroli rutin serta menindak tegas segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukumnya.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi praktik perjudian dalam bentuk apa pun. Peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif,” tegas AKP Bambang.
Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada jaringan atau pihak tertentu yang menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.
(red/tim)

