Itime. Magelang, Jateng – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk tronton bermuatan susu terjadi di jalur Magelang–Salatiga, tepatnya di Dusun Jengkol, Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan satu korban jiwa serta tiga rumah warga mengalami kerusakan, satu di antaranya rusak parah hingga tembok depan jebol.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sukhaemi, sopir truk asal Ngemprit, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah proses evakuasi yang berlangsung cukup lama oleh tim gabungan.
Kasat Lantas Polresta Magelang, Kompol Nyi Ayu Fitria Rachma, menjelaskan bahwa truk bernomor polisi H 8894 OA melaju dari arah Salatiga menuju Magelang saat kejadian. Kendaraan diduga hilang kendali ketika melintasi ruas jalan KM 15 yang memiliki karakteristik menurun dan berliku.
“Kami menduga sopir kurang mengenal medan jalan di lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara juga tidak ditemukan bekas pengereman yang jelas, sehingga kemungkinan tidak ada upaya pengereman sebelum kendaraan oleng dan menabrak rumah warga,” ujar Kompol Nyi Ayu Fitria Rachma kepada awak media, Jumat siang.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, truk awalnya oleng ke arah kanan sebelum akhirnya menghantam tiga rumah warga yang berada di tepi jalan. Rumah milik Slamet menjadi yang paling terdampak, dengan bagian tembok depan dan sebagian dinding dalam roboh akibat benturan keras. Dua rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian tembok dan atap.
Sebagian besar penghuni rumah masih tertidur saat kejadian berlangsung. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dari pihak warga.
“Saat kejadian kami masih tidur. Tiba-tiba terdengar suara benturan sangat keras. Alhamdulillah tidak ada korban dari keluarga kami, hanya bangunan dan beberapa barang yang rusak,” ujar Sri Wahyuni, warga sekitar lokasi kejadian.
Proses Evakuasi
Evakuasi dilakukan oleh tim SAR Kabupaten Magelang bersama personel Satlantas Polresta Magelang dan petugas pemadam kebakaran. Proses berlangsung cukup lama karena posisi truk terjepit struktur bangunan, sehingga memerlukan peralatan khusus untuk mengangkat kendaraan tanpa memperparah kerusakan.
Setelah truk berhasil dievakuasi, petugas menemukan tubuh sopir di dalam kabin. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Magelang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Penyelidikan Lanjutan
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk pemeriksaan kondisi teknis kendaraan serta analisis lintasan sebelum insiden terjadi. Evaluasi terhadap kondisi jalan di lokasi kejadian juga akan dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Ke depan, kami akan meningkatkan penyuluhan keselamatan bagi pengemudi kendaraan berat yang melintasi jalur menantang seperti Magelang–Salatiga, serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk evaluasi rambu dan kondisi jalan,” tambah Kompol Nyi Ayu Fitria Rachma.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di lokasi telah dibuka sebagian dengan sistem satu arah sementara, sambil menunggu proses pembersihan dan perbaikan rampung.
Penyusun: Teguh.h
Editor: Redaksi
