Itime portal. OKI, SUMSEL – Kejadian mengejutkan dan memalukan kembali terjadi di institusi kepolisian. Kamis malam, tanggal 17 April, dua orang tahanan berhasil meloloskan diri dari sel tahanan Polsek SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Dua orang yang berhasil kabur tersebut diketahui berinisial Ebiet dari desa tanjung alay oki dan yang biasa dipanggil Ebok dari desa batu ampar oki, Keberhasilan mereka meloloskan diri ini langsung memunculkan tanda tanya besar dan kecaman tajam dari berbagai pihak.
Masyarakat dan berbagai kalangan kini mempertanyakan serius sistem keamanan di Polsek SP Padang. Pertanyaan besar yang mengemuka adalah: Apakah ini murni karena kelalaian anggota yang bertugas, atau memang sejak awal tidak ada sistem penjagaan yang memadai terhadap tahanan?

Bagaimana mungkin orang yang seharusnya diamankan di dalam sel bisa dengan mudah keluar dan kabur? Apakah pintu sel tidak dikunci dengan benar? Apakah tidak ada petugas yang berjaga di pos pengawasan? Atau jangan-jangan, seperti dugaan yang beredar, memang tidak ada penjagaan yang ketat sama sekali terhadap tahanan di lokasi tersebut?
Kejadian ini sangat mencoreng nama baik institusi. Jika tahanan bisa seenaknya keluar masuk, lalu bagaimana masyarakat bisa percaya bahwa keamanan dan hukum benar-benar ditegakkan? Apakah Polsek SP Padang hanya sekadar tempat “parkir” sementara tanpa pengawasan yang serius?
Kasus ini menuntut tanggung jawab penuh dari pimpinan, termasuk Kapolsek SP Padang dan seluruh anggota yang bertugas saat kejadian. Ke mana perginya kesadaran dan kedisiplinan dalam menjaga keamanan?
Masyarakat menuntut penjelasan yang jelas dan transparan. Apakah ini kesalahan sistem, kelalaian manusia, atau ada unsur kesengajaan yang membuat dua tahanan ini bebas berkeliaran kembali?
Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Apakah kedua pelarian ini segera dapat ditangkap kembali, dan bagaimana sanksi yang akan diberikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian fatal ini?
Reporter:Rhm
