Itime portal. Kabupaten Bogor — Jaro Farm di Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merayakan hari jadinya yang ke-5 dengan penuh rasa syukur dan harapan. Perjalanan yang dimulai dari nol ini kini menjelma menjadi salah satu contoh pengembangan peternakan domba berbasis kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak perusahaan.
Kepala Desa Cisarua, Jaro Ipit, dalam sambutannya menyampaikan rasa tidak percaya sekaligus bangga atas perjalanan Jaro Farm yang telah mencapai usia lima tahun.
“Tidak terasa, bahkan saya sendiri seperti tidak ingat, tahu-tahu sudah lima tahun saja. Ini bukan waktu yang singkat. Saya ucapkan terima kasih kepada PT Antam yang selalu memberikan dukungan, baik dari sisi edukasi, anggaran, hingga pendampingan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras para pengelola Jaro Farm yang mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan.
“Dari nol sampai di titik ini tentu banyak rintangan. Tapi justru dari situlah kita belajar. Tanpa hambatan, mungkin kita tidak akan sampai sejauh ini. Walaupun masih ada kekurangan, tapi Alhamdulillah Jaro Farm tetap eksis dan berjalan,” tambahnya.
Jaro Ipit berharap Jaro Farm dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya di Kecamatan Nanggung.
“Jaro Farm harus menjadi contoh. Kepercayaan yang sudah diberikan, khususnya oleh Antam, harus dijaga. Jangan sampai bantuan yang diberikan hilang begitu saja, tapi harus berkembang dan menghasilkan lebih besar,” tegasnya.
Sementara itu, Rojak selaku pendamping desa dari PT Antam menyebut Jaro Farm sebagai salah satu model sukses yang bahkan telah diperkenalkan hingga ke luar daerah.
“Jaro Farm ini menjadi contoh bagi kami sebagai pendamping. Bahkan konsepnya kami bawa hingga ke Maluku Utara sebagai percontohan. Harapannya ke depan, akan muncul Jaro Farm lain di berbagai daerah dengan konsep serupa,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan anniversary seperti ini bisa menjadi agenda rutin, bahkan dikembangkan dengan kegiatan lain yang lebih menarik.
“Ke depan mungkin bisa diadakan kegiatan seperti adu domba atau event peternakan lainnya agar lebih meriah dan berdampak luas,” tambahnya.
Ketua Kelompok Jaro Farm, Sudin, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kelompoknya.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Cisarua dan Antam Pongkor yang terus membimbing dan mendukung kami. Tanpa bantuan dan pendampingan, Jaro Farm tidak akan sampai di usia lima tahun ini,” ujarnya.
Dari pihak manajemen Antam Pongkor, Edy Ayuba menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat melalui Jaro Farm.
“Jaro Farm ini ibarat anak yang sejak awal kami dampingi. Selama lima tahun ini terus kami jaga dan kembangkan. Kolaborasi ini akan terus berlanjut ke depan,” katanya.
Ia juga berharap Jaro Farm dapat menjadi pusat percontohan peternakan domba di wilayah Bogor.
“Kami berharap Jaro Farm bisa menjadi ‘induk’ atau role model, tidak hanya di Kecamatan Nanggung, tapi juga di Kabupaten Bogor. Semoga keberadaan Jaro Farm mampu mendorong perekonomian masyarakat Desa Cisarua,” tutupnya.
Perayaan anniversary ke-5 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi serta meneguhkan komitmen bersama dalam mengembangkan sektor peternakan yang berkelanjutan dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
(Haerudin / Rangga)
