Itime id. OKI, SUMATERA SELATAN, – Aksi berdarah mengguncang perkebunan kelapa sawit PT Buluh Cawang Plantation (BCP) di Desa Tebing Suluh, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (23/6/2026) sore. Tiga warga dikabarkan tertembak, memicu kemarahan ratusan massa yang seketika berubah menjadi beringas dan membumihanguskan seluruh fasilitas perusahaan di Kebun Dabuk Rejo.
Lautan api melahap kantor, gudang, kendaraan, hingga peralatan operasional perusahaan setelah massa yang tidak terbendung emosinya merangsek masuk ke lokasi kejadian sekitar pukul 16.30 WIB.
Tragedi ini bermula saat sejumlah warga sedang melakukan aktivitas panen sawit di area perkebunan. Tanpa diduga, rentetan letusan senjata api memecah keheningan, yang menurut keterangan warga, diduga berasal dari laras senjata milik oknum Satgas pengamanan perusahaan. Peluru panas tersebut mengenai tiga warga Desa Tebing Suluh, meninggalkan ceceran darah di tanah perkebunan.
Kabar penembakan tersebut menyebar layaknya api di musim kemarau. Duka mendalam warga desa dalam sekejap berubah menjadi amarah yang memuncak. Ratusan warga yang tidak terima dengan aksi kekerasan tersebut langsung bergerak menggeruduk fasilitas perusahaan. Massa yang sudah kehilangan kendali merusak dan membakar apa pun yang mereka temui hingga situasi menjadi tak terkendali.
Menanggapi situasi yang mencekam tersebut, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama personel gabungan dari Polda Sumsel, termasuk satuan Reserse, Propam, dan Brimob, segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area.
“Kami mengedepankan langkah persuasif. Kepolisian berkomitmen melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap asal-usul letusan senjata api tersebut dan memproses hukum siapa pun yang terlibat secara profesional,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.
Hingga Selasa malam, situasi di area PT BCP dilaporkan mulai berangsur kondusif di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menahan diri dari aksi main hakim sendiri, dan mempercayakan penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Reporter:Rhm
