I Time. Ud. Bandung, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, data yang akurat menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.
Dalam kegiatan pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Subang, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa masyarakat diharapkan memberikan data yang sebenarnya kepada petugas sensus. Data yang valid akan membantu pemerintah dalam menyusun program pembangunan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin pembangunan di Jawa Barat benar-benar berdasarkan kondisi riil di lapangan. Karena itu, data jangan sampai keliru atau tidak sesuai fakta,” tegas Dedi Mulyadi.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan akan menjangkau jutaan pelaku usaha di berbagai sektor, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap seluruh masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan informasi yang benar agar hasil pendataan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan ekonomi di masa mendatang.
Melalui sensus ini, diharapkan arah pembangunan ekonomi Jawa Barat menjadi semakin tepat sasaran, mampu meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
(Reina)
