I Time. Id.Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat tingkat partisipasi guru dalam pelatihan mandiri pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) hampir mencapai 100 persen. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi guru menghadapi transformasi pendidikan di era digital.
Berdasarkan data Kemendikdasmen, sebanyak 53.023 satuan pendidikan atau sekitar 97 persen dari target 55.000 satuan pendidikan telah mengikuti pelatihan coding dan AI. Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme para guru dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan kemampuan digital sebagai bekal dalam proses belajar mengajar.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga mendorong implementasi langsung di ruang kelas melalui metode Teacher Experimental Training (TET). Dengan pendekatan ini, guru dapat menerapkan hasil pelatihan sesuai mata pelajaran yang diampunya, kemudian melakukan evaluasi dan refleksi bersama.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu kunci pemerataan mutu pendidikan nasional. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dan AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan memperkuat kualitas pembelajaran agar lebih efektif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Ke depan, Kemendikdasmen akan memperluas jangkauan pelatihan dengan melibatkan ratusan fasilitator nasional dan ribuan fasilitator daerah. Pemerintah juga menargetkan ratusan ribu guru mengikuti pelatihan pembelajaran mendalam, coding, dan AI sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.
Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, sekaligus mempersiapkan peserta didik Indonesia menghadapi tantangan revolusi industri dan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan artifisial di masa depan.
(Reina)
