ITime..id.Jakarta – 18 Juli 2026 .Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan sepanjang tahun 2026. Program yang digagas untuk memperkuat ekonomi kerakyatan ini berhasil mencatatkan nilai transaksi mencapai sekitar Rp56,8 miliar dengan lebih dari 54 ribu transaksi, menandakan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan koperasi.
Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes), kebutuhan pertanian dan bahan pokok menjadi komoditas yang paling banyak dibeli masyarakat. Tingginya permintaan terhadap berbagai produk tersebut membuat omzet koperasi terus mengalami peningkatan.
Berikut 10 barang terlaris di Koperasi Merah Putih berdasarkan nilai transaksi:
- Pupuk NPK Phonska
- Pupuk Urea N 46%
- Kategori barang lainnya
- Minyak goreng
- Beras Medium SPHP 5 kilogram
- Komoditas beras lainnya
- Minyak goreng Sunco 2 liter
- Gas LPG 3 kilogram
- Gula kemasan 1 kilogram
- Rokok Filter 12.
Dominasi pupuk di posisi teratas menunjukkan bahwa koperasi telah menjadi salah satu penopang utama kebutuhan para petani. Sementara itu, beras, minyak goreng, gula, dan LPG menjadi bukti bahwa koperasi juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.
Pemerintah berharap Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa, memperpendek rantai distribusi, menjaga stabilitas harga, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Dengan capaian omzet yang terus meningkat dalam waktu relatif singkat, Koperasi Merah Putih dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi rakyat di berbagai daerah di Indonesia.
(Reina)
