ITime.id .JAWA BARAT – 30 Juli 2026 .Di tengah menjamurnya makanan modern dan aneka jajanan kekinian, kuliner tradisional khas Jawa Barat bernama dodongkal tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Cita rasa yang sederhana namun khas membuat makanan warisan leluhur ini masih banyak diburu oleh para pecinta kuliner tradisional dari berbagai kalangan.
Dodongkal merupakan makanan yang terbuat dari campuran tepung beras yang dikukus bersama gula merah. Proses pembuatannya masih menggunakan cara tradisional, yakni dimasak dalam kukusan berbahan anyaman bambu sehingga menghasilkan aroma yang harum dan tekstur yang lembut.
Setelah matang, dodongkal biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut yang telah diberi sedikit garam. Perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurihnya kelapa menjadikan kudapan ini memiliki cita rasa yang khas dan sulit dilupakan.
Kuliner yang telah ada sejak puluhan tahun silam ini masih mudah ditemukan di sejumlah pasar tradisional maupun sentra kuliner di berbagai daerah di Jawa Barat. Banyak pedagang tetap mempertahankan resep turun-temurun demi menjaga keaslian rasa yang menjadi ciri khas dodongkal.
Tak hanya digemari masyarakat lokal, dodongkal juga menjadi incaran wisatawan yang ingin mencicipi kekayaan kuliner tradisional Sunda. Harganya yang terjangkau membuat makanan ini menjadi pilihan favorit sebagai camilan maupun teman minum teh atau kopi.
Pelestarian dodongkal dinilai penting sebagai bagian dari warisan budaya kuliner Indonesia. Berbagai komunitas kuliner hingga pelaku usaha mikro terus memperkenalkan makanan ini kepada generasi muda agar tidak kalah oleh derasnya arus makanan modern.
Dengan cita rasa autentik, proses pembuatan yang masih tradisional, serta nilai budaya yang melekat, dodongkal membuktikan bahwa makanan khas Jawa Barat ini tetap memiliki tempat istimewa di hati para pencinta kuliner Nusantara.
(Reina)
