Itime. Id.JAWA TENGAH – 30juli 2026 .Tradisi Sadranan mulai digelar di sejumlah wilayah di Jawa Tengah menjelang datangnya bulan Ruwah dalam penanggalan Jawa. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk mendoakan leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Di berbagai daerah, seperti Kabupaten Semarang, Boyolali, Salatiga, Magelang, hingga Klaten, masyarakat mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk pelaksanaan Sadranan. Mulai dari membersihkan makam keluarga, menyiapkan hidangan kenduri, hingga mengadakan doa bersama.
Pelaksanaan tradisi ini juga berdampak pada meningkatnya pengeluaran masyarakat. Tidak sedikit keluarga yang mengalokasikan dana hingga Rp5 juta, bahkan lebih, untuk memenuhi kebutuhan acara.
Biaya tersebut umumnya digunakan untuk membeli bahan makanan, menyembelih kambing atau sapi bagi keluarga yang menggelar kenduri besar, menyiapkan konsumsi bagi tamu, perlengkapan doa, serta kebutuhan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan tradisi.
Meski membutuhkan biaya yang tidak sedikit, masyarakat menganggap pengeluaran tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.
Selain memiliki nilai spiritual, Sadranan juga membawa dampak positif bagi perekonomian lokal. Pedagang bahan pokok, daging, sayur-mayur, kue tradisional, bunga tabur, hingga pelaku usaha katering mengalami peningkatan permintaan selama musim Sadranan berlangsung.
Tradisi ini juga menjadi ajang berkumpulnya keluarga besar yang datang dari berbagai daerah. Banyak perantau memilih pulang kampung untuk mengikuti doa bersama dan mempererat hubungan kekeluargaan.
Tokoh masyarakat menilai, Sadranan bukan sekadar tradisi, tetapi juga sarana melestarikan budaya Jawa yang sarat nilai gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan kepada orang tua serta leluhur.
Di tengah perkembangan zaman, masyarakat berharap tradisi Sadranan tetap terjaga dan terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang patut dilestarikan.
(Reina)
