ITime.id .JAKARTA —12 Agustus 2026 . Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, sebanyak 76 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat telah ditetapkan untuk mewakili 38 provinsi di Indonesia.
Ke-76 calon tersebut merupakan hasil seleksi berjenjang yang cukup ketat. Dari 119.441 pendaftar di seluruh Indonesia, sebanyak 228 peserta berhasil mencapai tahap verifikasi tingkat pusat sebelum akhirnya ditetapkan menjadi 76 calon Paskibraka tingkat pusat 2026.
Para calon Paskibraka ini selanjutnya menjalani pembentukan dan pemusatan latihan sebagai persiapan menjalankan tugas kenegaraan pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana.
Berikut 76 nama calon Paskibraka tingkat pusat 2026 dari 38 provinsi:
Sumatera
- Aceh: Muhammad Hibban Annafis dan Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang
- Sumatera Utara: Gussa Oliver Nainggolan dan Felesia Rismaito Munthe
- Sumatera Barat: Ahmad Alfatih dan Ulya Kireina Halim
- Riau: Rizqy Aditya Siregar dan Arifa Rahma Maulydha
- Jambi: Achmad Fachri Mubarok dan Rizkia Putri
- Sumatera Selatan: Muhammad Ikhsan Nugroho dan Khalyana Zahira Sandi
- Bengkulu: M. Aryo Wira Zandhyka. Y dan Nadine Permata Vanza
- Lampung: Naufal Ghaly Oktora dan Chika Azahra Salsabilla
- Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Furqoen Nul Hakim dan Fira Haniyah
- Kepulauan Riau: Muhammad Salman Farisi dan Raudah Mabrura
Jawa dan Bali
- DKI Jakarta: Muazzam Saqif Hasani Siregar dan Latiesha Firenzie Bharata
- Jawa Barat: Baruno Wicaksono dan Aisha Calista Permata
- Jawa Tengah: Hilmi Tisna Yuwanda dan Qothrunnada Azzahra Husna
- DI Yogyakarta: Ahmad Raditya dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah
- Jawa Timur: Reihan Nifan Arkana dan Angelica Theona Putri
- Banten: Chaysar Purnama Putra dan Adzra Khairy Fadian
- Bali: I Made Dwi Sathya Kurniawan dan Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani
Nusa Tenggara dan Kalimantan
- Nusa Tenggara Barat: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana dan Belvana Rolanda Vindia Kurniawan
- Nusa Tenggara Timur: Atanasius Meyllano Frans Yogar dan Eighteen Jeanette Hekboy
- Kalimantan Barat: Mirza Rafi Navazani dan Celine Olivia Apriani Theo
- Kalimantan Tengah: Muhammad Azham Alfarizqi dan Ajeng Bunga Safitri
- Kalimantan Selatan: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dan Siti Nur Adlina
- Kalimantan Timur: Gus Luthfy Azka Nararya dan Julita Rista Lestari
- Kalimantan Utara: Muhammad Zainal Ihsan dan Desy Natalia
Sulawesi
- Sulawesi Utara: Gabriel Gilbert Miller Kamasi dan Faith Louisa Tabita Maengkom
- Sulawesi Tengah: Fahriansyah Rihama dan Chintya Graciella Rorong
- Sulawesi Selatan: Juan Pablo dan Taswina Putri
- Sulawesi Tenggara: Laode Reyhan Putra Satria Korwa dan Waode Bintang Adisya
- Gorontalo: Muhammad Azka Gaib dan Khasyifa Anindi Sudarmanto
- Sulawesi Barat: M. Deni Fikri dan Ismi Ulfaida
Maluku dan Papua
- Maluku: Louise Adriano Hutasoit dan Cinzia Christovani Marantika
- Maluku Utara: Haikal Khadafi H. Laode dan Mardhatilla A. Putri
- Papua: Johanes Matius Paulus Rumsayor dan Neeltje Deliana Insjowi Werimon
- Papua Barat Daya: Pieter Felix Paskah Yapen dan Vila Delvia Nauri
- Papua Barat: Marco Marcel Kurei dan Hasna Iriani Rumbiak
- Papua Selatan: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen dan Kristina Ndiken
- Papua Tengah: Christopher Leon Bringga Tabuni dan Gladys Manuella Aibekob
- Papua Pegunungan: Michael Marchel Winka Fakdawer dan Julia Maharani Dabi.
Wakili Generasi Muda dari Seluruh Nusantara
Keberadaan 76 calon Paskibraka tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan bagi daerah asal masing-masing, tetapi juga menjadi gambaran keberagaman Indonesia. Mereka datang dari berbagai latar belakang daerah dan budaya, namun dipersatukan oleh tugas yang sama untuk mengibarkan Sang Merah Putih.
BPIP menyebut para peserta telah melalui seleksi berjenjang dan verifikasi di tingkat pusat. Proses tersebut ditujukan untuk mendapatkan generasi muda yang memiliki disiplin, karakter dan semangat kebangsaan.
Menjelang 17 Agustus, latihan dan pembentukan Paskibraka menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan mereka menjalankan tugas di hadapan Presiden dan masyarakat Indonesia.
Bagi ke-76 calon Paskibraka, kesempatan tersebut menjadi pengalaman bersejarah. Mereka membawa nama daerah masing-masing sekaligus mengemban amanah untuk menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari 38 provinsi, 76 putra-putri terbaik bersatu di Istana. Mereka bukan sekadar pengibar bendera, tetapi simbol generasi muda yang menjaga Merah Putih dan semangat persatuan Indonesia.(
(Reina)
