ITime. Id.DELTA MEKONG –18 Agustus 2026 . Aktivitas budidaya perikanan di kawasan Delta Mekong menarik perhatian. Sejumlah petani memanfaatkan lahan dan sumber daya lokal untuk membudidayakan udang air tawar, salah satunya dengan memanfaatkan kelapa kering sebagai bagian dari pakan.
Pemanfaatan bahan alami tersebut menjadi salah satu bentuk kreativitas petani dalam mengembangkan usaha perikanan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar mereka.
Kelapa kering dapat diolah terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai bahan pakan. Selain berpotensi membantu menekan biaya produksi, penggunaan bahan lokal juga dinilai dapat menjadi alternatif ketika harga pakan komersial mengalami kenaikan.
Budidaya udang air tawar di kawasan Delta Mekong sendiri berkembang seiring dengan kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas perikanan dan pertanian. Petani terus mencari metode yang efisien agar hasil budidaya tetap optimal sekaligus menjaga biaya pemeliharaan.
Penggunaan pakan berbahan kelapa kering menjadi gambaran bagaimana petani mencoba menggabungkan pengetahuan tradisional dengan teknik budidaya yang lebih adaptif.
Meski demikian, komposisi pakan tetap perlu diperhatikan. Kelapa kering tidak serta-merta dapat menggantikan seluruh kebutuhan nutrisi udang, sehingga petani perlu memastikan pakan yang diberikan tetap memenuhi kebutuhan protein, mineral, dan nutrisi lainnya.
Praktik tersebut menunjukkan bahwa inovasi sederhana berbasis sumber daya lokal dapat menjadi bagian penting dalam pengembangan budidaya perikanan berkelanjutan di kawasan Delta Mekong.
(Reina)
