ITime! Id.SALATIGA –20 Agustus 2026 . Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) DPC Kota Salatiga memiliki perjalanan panjang dalam menjadi wadah bagi kaum perempuan pengusaha untuk berkembang, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat persatuan dan kemandirian ekonomi.
DPC IWAPI Kota Salatiga mulai berdiri pada tahun 2011, beralamat di Jalan Di ponorogo Nomor 42, Salatiga. Organisasi tersebut didirikan oleh Ibu Ratna Dumilah, dengan didampingi sejumlah tokoh perempuan, di antaranya Ibu Dyah Laras,Sebagai Sekertaris Ibu Joice Daud, Ibu Gunawan, Ibu Beni, Ibu L. Tari, Ibu Cici, Ibu Ani Aan, dan Ibu Novi.
Pada masa awal berdirinya, IWAPI hadir ketika istilah dan ekosistem UMKM belum sepopuler sekarang. Salah satu perhatian utama organisasi adalah membantu mengangkat keberadaan para pedagang kecil agar memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan usaha mereka.
Melalui organisasi, para anggota mendapatkan dorongan untuk meningkatkan keterampilan dan menjalankan usaha secara lebih profesional, sebagaimana layaknya seorang pengusaha. Pendampingan dan pembinaan menjadi bagian penting dalam perjalanan IWAPI Salatiga.
Sebagai pendiri, Ibu Ratna Dumilah yang akrab disapa “Mamah Kenis” memiliki harapan besar agar perempuan di Kota Salatiga, khususnya para pelaku usaha, dapat menjadi perempuan yang terampil, pintar, cekatan, disiplin, berwawasan, memiliki etika, serta mampu meraih kesuksesan sebagai pengusaha mandiri.
Menurutnya, kemajuan perempuan pengusaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga oleh sikap, kedisiplinan, wawasan, serta kemampuan membangun jaringan dan kebersamaan.
Program yang dijalankan IWAPI DPC Kota Salatiga sejak awal tetap diarahkan untuk memperhatikan para pedagang kecil. Pembinaan dilakukan secara terarah dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan di antara para anggota.
Kini, perjalanan organisasi tersebut telah memasuki regenerasi kepemimpinan yang ketiga. Ibu Ratna Dumilah berharap estafet kepemimpinan dapat terus berjalan dengan baik dan setiap generasi mampu menjaga nilai-nilai yang telah dibangun sejak awal berdirinya IWAPI Salatiga.
Ia juga berharap kepemimpinan berikutnya mampu menjunjung tinggi harkat dan martabat seluruh anggota, bersikap adil dan bijaksana, serta mampu memberikan rasa nyaman bagi seluruh keluarga besar DPC IWAPI Kota Salatiga.
Dengan beragam karakter yang dimiliki para anggota, kepemimpinan IWAPI diharapkan mampu merangkul semuanya dengan baik, membangun jiwa solidaritas yang kuat, serta menjaga semangat kebersamaan.
Sebagai pendiri, Mamah Kenis dikenal selalu berupaya merangkul para perempuan di Kota Salatiga melalui organisasi yang terarah dan terus melakukan regenerasi. Harapannya, DPC IWAPI Kota Salatiga dapat semakin solid, maju, dan sukses dalam mencetak perempuan-perempuan pengusaha yang mandiri dan berdaya saing.
Perjalanan sejak 2011 hingga memasuki generasi kepemimpinan ketiga menjadi bukti bahwa keberadaan IWAPI bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga bagian dari perjalanan perempuan Salatiga dalam membangun kemandirian ekonomi, meningkatkan keterampilan, serta mengembangkan usaha dari skala kecil hingga mampu menjadi usaha yang lebih maju.
(Reina)
