ITime.id .Salatiga 26 Agustus 2026 .Sejumlah wilayah di Indonesia yang terdampak kekeringan mulai menerima pasokan air bersih setelah menghadapi musim kemarau yang cukup panjang. Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap oleh petugas, pemerintah daerah, serta berbagai relawan. Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Sulawesi Barat hingga Jawa Tengah menjadi bagian dari daerah yang mendapatkan bantuan tersebut.
Bagi warga terdampak, kedatangan mobil tangki pembawa air bersih menjadi sangat berarti. Air yang diterima dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, minum, mandi, serta keperluan lainnya.
Kondisi kekeringan juga membuat sebagian sumber air warga mengalami penurunan debit bahkan mengering. Karena itu, distribusi air bersih diharapkan dapat terus dilakukan selama kondisi kemarau masih berlangsung.
Petugas dan relawan terus berupaya menjangkau wilayah yang membutuhkan. Masyarakat juga diimbau menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan yang ada.
Bantuan air bersih ini menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Kolaborasi antara pemerintah, petugas, relawan, dan masyarakat dinilai penting agar kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.
(Reina)
