ITime.id .JAWA TENGAH —5 September 2026 . Indonesia memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang begitu beragam. Salah satu warisan yang hingga kini masih menjadi daya tarik wisatawan adalah kompleks candi yang tersebar di berbagai daerah.
Bangunan-bangunan bersejarah tersebut bukan hanya menawarkan keindahan arsitektur, tetapi juga menyimpan cerita tentang kehidupan masyarakat, perkembangan kebudayaan, hingga perjalanan peradaban Nusantara pada masa lampau.
Di tengah berkembangnya berbagai destinasi wisata modern, keberadaan candi justru semakin menarik untuk dijadikan agenda perjalanan. Suasana yang khas, nilai sejarah yang kuat, serta keindahan lingkungan di sekitarnya membuat wisata candi seolah tidak pernah ditelan zaman.
Berikut sejumlah candi yang layak masuk dalam daftar kunjungan wisata:
1. Candi Borobudur – Magelang
menjadi salah satu ikon wisata sejarah Indonesia yang paling dikenal dunia.
Kemegahan bangunannya, susunan stupa, relief-relief yang menghiasi dinding candi, serta panorama alam di sekitarnya menjadikan Borobudur memiliki daya tarik tersendiri.
Mengunjungi Borobudur bukan hanya perjalanan wisata, tetapi juga kesempatan untuk mengenal salah satu peninggalan besar peradaban masa lalu.
2. Candi Prambanan – Sleman
menawarkan pengalaman berbeda.
Kompleks percandian yang memiliki bangunan menjulang tinggi tersebut dikenal dengan keindahan arsitekturnya dan kisah yang melekat pada relief maupun tradisi pertunjukan Ramayana.
Lokasinya yang relatif mudah dijangkau dari Yogyakarta membuat Prambanan menjadi salah satu destinasi yang layak diagendakan ketika berwisata di kawasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.
3. Candi Gedong Songo – Semarang
memiliki keunikan karena berada di kawasan pegunungan.
Selain menikmati peninggalan sejarah, wisatawan dapat merasakan udara sejuk dan panorama alam yang menjadi bagian dari daya tarik perjalanan.
Perpaduan sejarah dan alam membuat Gedong Songo cocok bagi wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda.
4. Candi Dieng – Wonosobo
berada di kawasan dataran tinggi Dieng.
Candi-candi di kawasan ini memiliki karakter arsitektur yang khas dan berada di tengah lanskap pegunungan yang indah.
Pemandangan berkabut, udara dingin, serta suasana kawasan Dieng menjadikan perjalanan ke kompleks candi ini memiliki kesan tersendiri.
5. Candi Sukuh – Karanganyar
memiliki bentuk arsitektur yang berbeda dibandingkan sejumlah candi besar di Jawa.
Lokasinya berada di lereng Gunung Lawu sehingga perjalanan menuju kawasan candi juga menawarkan panorama alam yang menarik.
Keunikan bentuk bangunan dan nilai sejarahnya membuat Candi Sukuh menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi peninggalan sejarah yang tidak terlalu mainstream.
6. Candi Plaosan – Klaten
dikenal sebagai kompleks percandian dengan perpaduan unsur budaya yang menarik.
Keberadaannya tidak jauh dari Prambanan membuat Plaosan dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata sejarah dalam satu agenda kunjungan.
Warisan Sejarah yang Tak Lekang oleh Waktu
Pesona candi-candi di Indonesia menunjukkan bahwa perjalanan wisata tidak selalu harus berorientasi pada destinasi modern.
Di balik batu-batu tua dan relief yang telah bertahan selama berabad-abad, terdapat cerita tentang manusia, budaya, kepercayaan, teknologi, dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Karena itu, mengagendakan kunjungan ke candi dapat menjadi pilihan wisata yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkaya wawasan.
Candi bukan sekadar bangunan masa lalu. Ia adalah bagian dari identitas bangsa yang terus hidup dan menarik untuk dikenalkan kepada generasi sekarang maupun generasi mendatang.
Kalau suatu saat berkunjung ke Jawa Tengah dan Yogyakarta, sempatkan memasukkan wisata candi ke dalam daftar perjalanan. Sebab ada warisan sejarah yang semakin berharga justru karena mampu bertahan melewati pergantian zaman.
(Reina)
