ITime. Id.KENDARI –30 September 2026 . Polresta Kendari menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat menyusul beredarnya video yang berkaitan dengan seorang korban pemerkosaan dan menjadi perhatian di media sosial.
Permohonan maaf tersebut disampaikan atas nama pimpinan Polresta Kendari melalui pernyataan resmi yang beredar di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, pimpinan Polresta Kendari menyampaikan permohonan maaf apabila dalam peristiwa tersebut terdapat sikap maupun tindakan anggota kepolisian yang dinilai menimbulkan ketidaknyamanan bagi korban maupun masyarakat.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait adanya peristiwa yang saat ini menjadi perhatian di media sosial,” demikian inti pernyataan dalam surat tersebut.
Pihak Polresta Kendari juga menyatakan menghargai perhatian, kritik, serta masukan yang disampaikan masyarakat.
Menurut kepolisian, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi internal untuk meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polresta Kendari menegaskan bahwa setiap personel kepolisian dituntut menjunjung tinggi etika, profesionalisme, humanisme, serta komitmen memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Pernyataan permohonan maaf ini muncul setelah persoalan tersebut menjadi perhatian publik di media sosial. Kepolisian menyatakan akan menjadikan kejadian tersebut sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus diperbaiki.
(Reina)
