Itime.id .Salatiga., 5 Oktober 2026 — Jawa Tengah bukan hanya kaya akan budaya dan sejarah, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner yang luar biasa. Dari kota ke kabupaten, setiap daerah menyimpan hidangan khas dengan cita rasa unik, cerita sejarah yang mendalam, dan resep yang diwariskan dari generasi ke generasi .
Semarang — Lumpia Semarang
Lumpia Semarang adalah simbol perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa. Berisi rebung, telur, daging ayam atau udang, dibalut kulit tipis yang digoreng hingga renyah. Disajikan dengan acar timun, cabai rawit, dan saus kental. Rasanya gurih, manis, dan renyah — tak tergantikan !
Pati — Nasi Gandul
Nasi putih disajikan di atas daun pisang dengan kuah santan gurih berwarna kecokelatan, lengkap dengan daging sapi, jeroan, telur pindang, dan tempe goreng. Dinamakan “gandul” karena dulunya pedagang memikul dagangan — panci kuah terlihat bergantung atau “gandul” di kedua sisi .
Wonosobo — Mie Ongklok
Mie tebal yang dicampur dengan sayuran dan tauge, disiram kuah kental berkaldu. Dinamakan “ongklok” karena pedagangnya menggunakan alat bernama ongklok untuk mengaduk mie. Disantap bersama sate sapi dan kerupuk tempe — perpaduan hangat yang nikmat!
Kudus — Soto Kudus & Nasi Pindang
Soto Kudus berkuah bening dengan daging kerbau, disajikan dalam mangkuk kecil. Nasi Pindang Kudus unik karena menggunakan daging kerbau sebagai bentuk penghormatan terhadap toleransi beragama yang diajarkan Sunan Kudus .
Solo — Selat Solo
Hidangan perpaduan pengaruh kuliner Eropa dan Jawa. Terdiri dari daging sapi, wortel, buncis, kentang, telur rebus, dan kuah manis-asam yang segar. Disajikan dingin, layaknya salad Eropa dengan sentuhan rasa Jawa .
Banyumas — Tempe Mendoan
Irisan tempe tipis dibalut adonan berbumbu, digoreng sebentar hingga luarnya renyah namun dalamnya tetap lembut. Makanan sederhana ini menempati peringkat pertama kuliner Jawa Tengah versi TasteAtlas dengan rating 4,2 .
Jepara — Pindang Serani
Ikan laut segar dimasak dengan kuah bening berbumbu kunyit, jahe, dan kemangi. Rasanya segar, asam, dan sedikit pedas — mencerminkan identitas Jepara sebagai kota pesisir.
Lebih dari Sekadar Makanan
Setiap suapan kuliner Jawa Tengah menyimpan cerita toleransi, sejarah, dan kearifan lokal. Dari Nasi Pindang Kudus yang mencerminkan kerukunan antarumat beragama , hingga Lumpia Semarang yang membuktikan keindahan perpaduan budaya — makanan adalah jendela jiwa bangsa.
“Kuliner bukan sekadar mengenyangkan perut, tapi juga menghangatkan hati dan menyatukan cerita. Lestarikan, nikmati, dan banggakan rasa tanah air kita.”
KulinerJateng #LumpiaSemarang #NasiGandul #MieOngklok #SotoKudus #SelatSolo #TempeMendoan #iTime.id
(Reina)
