iTime.id – Magetan 6 November 2026 .Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya memperluas penghijauan dan mempercantik tata kota melalui penanaman pohon Tabebuya. Selain menghadirkan keindahan visual, program tersebut juga diarahkan untuk menjaga keseimbangan ekologi sekaligus membuka peluang pengembangan wisata musiman.
Pihak DLH menegaskan bahwa penanaman Tabebuya tidak semata-mata berorientasi pada keindahan kota, tetapi juga memperhatikan fungsi ekologis tanaman secara menyeluruh.
Saif Muchlisun menjelaskan, mekarnya bunga Tabebuya memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik wisata musiman yang dapat dinikmati masyarakat setempat maupun pengunjung dari luar daerah.
Menurutnya, keindahan lingkungan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat estetika, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal.
Pengembangan penghijauan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkesinambungan, sejalan dengan visi Magetan Maju, Sehat, Nyaman, dan Berkelanjutan.
Twin Road Tinap–Sukomoro Disiapkan Jadi Spot Baru
Dalam pengembangan selanjutnya, DLH Magetan juga telah merencanakan penambahan lokasi penanaman Tabebuya. Salah satu kawasan yang disiapkan adalah jalur Twin Road Tinap–Sukomoro.
Saif Muchlisun membenarkan bahwa sejumlah pohon Tabebuya telah ditanam di kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Namun, terdapat kendala yang cukup disayangkan, yakni sebagian daun pohon sempat dipangkas oleh warga untuk pakan ternak karena kurangnya pemahaman mengenai tanaman tersebut.
Padahal, menurutnya, pohon-pohon tersebut sebenarnya sudah memasuki masa yang berpotensi memperlihatkan keindahan bunga Tabebuya.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan program penghijauan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat.
Meski demikian, DLH Magetan tetap berkomitmen melanjutkan penanaman pohon penghias jalan di berbagai lokasi potensial dengan mempertimbangkan kesesuaian lahan, ketersediaan ruang, kondisi lingkungan, keselamatan, serta aspek pemeliharaan.
Butuh Dukungan dan Kepedulian Masyarakat
DLH berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga dan merawat tanaman serta fasilitas publik yang telah disediakan pemerintah.
Kesadaran bersama menjadi faktor penting agar program penghijauan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Keindahan Tabebuya bukan sekadar menghadirkan warna bunga di sepanjang jalan, melainkan juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang lebih sehat, asri, dan berkelanjutan.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Magetan diharapkan semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki lingkungan hijau, nyaman, sekaligus berpotensi menjadi tujuan wisata bunga musiman.
(Reina)
