ITime. Id.Bandung –14 Juli 2026 .Tape singkong atau yang lebih dikenal sebagai peuyeum Bandung merupakan salah satu makanan fermentasi khas Indonesia yang telah lama digemari masyarakat. Selain memiliki cita rasa manis dengan sedikit rasa asam yang khas, tape singkong ternyata menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
Proses fermentasi menggunakan ragi membuat kandungan nutrisi pada singkong menjadi lebih mudah dicerna tubuh. Fermentasi juga menghasilkan mikroorganisme baik (probiotik) yang berperan dalam menjaga keseimbangan bakteri di saluran pencernaan. Karena itu, tape singkong sering disebut sebagai salah satu pangan fermentasi yang baik untuk kesehatan usus.
Selain baik untuk pencernaan, tape singkong juga menjadi sumber energi yang cepat karena karbohidratnya telah diubah menjadi gula sederhana selama proses fermentasi. Makanan ini cocok dikonsumsi sebagai camilan untuk membantu memulihkan tenaga setelah beraktivitas.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa proses fermentasi dapat meningkatkan ketersediaan vitamin, termasuk vitamin B, yang berperan dalam pembentukan sel darah merah dan metabolisme tubuh. Di samping itu, tape singkong mengandung antioksidan yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Tak hanya itu, berikut manfaat lain tape singkong bagi kesehatan:
- Menjaga kesehatan sistem pencernaan berkat kandungan probiotik.
- Menjadi sumber energi alami yang mudah diserap tubuh.
- Membantu menjaga daya tahan tubuh.
- Mendukung kesehatan usus dan penyerapan nutrisi.
- Membantu memenuhi kebutuhan vitamin B hasil fermentasi.
- Menjadi alternatif camilan tradisional yang rendah lemak dibandingkan makanan ringan olahan.
Selain manfaat kesehatan, peuyeum Bandung juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tape singkong banyak diolah menjadi berbagai produk seperti bolu tape, brownies tape, es krim tape, prol tape, hingga campuran aneka minuman dan dessert. Hal ini membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan turut melestarikan kuliner tradisional Indonesia.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar tape singkong dikonsumsi secukupnya. Kandungan gula hasil fermentasi cukup tinggi, dan proses fermentasi juga menghasilkan sedikit alkohol alami. Oleh karena itu, penderita diabetes atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai porsi yang sesuai.
Tape singkong atau peuyeum Bandung membuktikan bahwa makanan tradisional Indonesia bukan hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai gizi dan manfaat kesehatan. Dengan konsumsi yang bijak dan seimbang, kuliner warisan nusantara ini dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat sekaligus mendukung pelestarian budaya kuliner Indonesia.
(Reina)
