ITime.id .Jakarta –31 Juli 2026 .Asam urat merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami masyarakat Indonesia. Kondisi ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal di persendian, sehingga menimbulkan nyeri, bengkak, hingga sulit bergerak.
Selama ini banyak orang menganggap semua sayuran aman dikonsumsi oleh penderita asam urat. Padahal, beberapa jenis sayuran diketahui mengandung purin dalam jumlah sedang hingga tinggi. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa purin dari sayuran umumnya tidak memberikan dampak sebesar purin yang berasal dari daging merah, jeroan, atau makanan laut.
Berikut 10 jenis sayuran yang sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan oleh penderita asam urat:
- Bayam
- Kangkung
- Asparagus
- Kembang kol
- Jamur
- Daun singkong
- Daun pepaya
- Buncis
- Kacang polong
- Melinjo beserta daunnya.
Meski masuk dalam daftar tersebut, bukan berarti sayuran itu harus dihindari sepenuhnya. Mengonsumsi dalam porsi yang wajar tetap diperbolehkan sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Selain mengatur asupan makanan, penderita asam urat juga dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, serta membatasi konsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan, daging merah, seafood, dan minuman beralkohol atau tinggi gula.
Apabila nyeri sendi sering kambuh atau kadar asam urat tetap tinggi, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Dengan memahami jenis makanan yang dikonsumsi setiap hari, risiko kekambuhan asam urat dapat dikendalikan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
(Reina)
