ITime.id .BLORA, JAWA TENGAH —14 Aguy 2026 .Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, SIP, M.Si, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelaksanaan proyek revitalisasi atau pembangunan Pasar Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Proyek yang memiliki nilai pagu anggaran sekitar Rp30 miliar tersebut mendapat sorotan lantaran pelaksanaannya dinilai berjalan lambat. Selain persoalan progres pekerjaan, kualitas hasil pekerjaan juga disebut belum sesuai dengan harapan maupun ketentuan yang tercantum dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK).
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena pembangunan pasar diharapkan mampu menghadirkan fasilitas perdagangan yang lebih layak, aman, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Ngawen.
Bupati Arief Rohman menilai pekerjaan dengan anggaran besar harus dilaksanakan secara profesional serta mengedepankan kualitas. Kontraktor sebagai pelaksana proyek memiliki tanggung jawab untuk memenuhi spesifikasi teknis dan target pekerjaan sebagaimana telah disepakati dalam kontrak.
Keterlambatan pekerjaan juga menjadi persoalan tersendiri. Apabila pembangunan tidak berjalan sesuai jadwal, masyarakat dan para pedagang yang menantikan pasar dengan fasilitas lebih baik tentu akan terdampak.
Pemerintah Kabupaten Blora diharapkan dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap proyek tersebut, termasuk memastikan setiap pekerjaan memenuhi standar teknis dan ketentuan kontrak.
Sorotan terhadap revitalisasi Pasar Ngawen sekaligus menjadi pengingat bahwa besarnya anggaran pembangunan harus diikuti dengan kualitas pekerjaan yang sepadan. Setiap rupiah anggaran publik harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan fasilitas publik bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi harus menghasilkan bangunan yang berkualitas dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Dengan adanya evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek, diharapkan revitalisasi Pasar Ngawen dapat segera dituntaskan dengan hasil yang lebih baik serta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
(Reina)
