ITime. Id IKN 25 Agustus 2026 .– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) memberikan hasil dalam upaya mengendalikan potensi hujan. Keberhasilan operasi tersebut disebut mencapai sekitar 30 persen.
Operasi modifikasi cuaca dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di kawasan IKN. Upaya tersebut dilakukan dengan memanfaatkan kondisi awan yang berpotensi menghasilkan hujan sebelum awan memasuki wilayah sasaran.
Dalam pelaksanaannya, teknologi modifikasi cuaca dilakukan secara terukur berdasarkan pemantauan atmosfer dan kondisi awan. Tim terkait terus memantau perkembangan cuaca untuk menentukan waktu serta wilayah yang menjadi sasaran operasi.
BMKG menilai OMC dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam pengelolaan risiko cuaca, khususnya ketika terdapat kebutuhan untuk mengurangi potensi hujan dengan intensitas tinggi pada wilayah tertentu.
Meski demikian, keberhasilan modifikasi cuaca tidak berarti hujan dapat dihentikan sepenuhnya. Kondisi atmosfer yang dinamis membuat hasil operasi sangat bergantung pada ketersediaan dan karakteristik awan yang dapat dimodifikasi.
Ke depan, pemantauan cuaca di kawasan IKN akan terus dilakukan. Koordinasi antara BMKG dan pihak terkait juga diperlukan agar langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
(Reina)
