ITime..id. SALATIGA —26 Agustus 2026 Sejumlah nasabah mengaku mulai mempertanyakan layanan perbankan setelah adanya kasus pemblokiran rekening yang disebut terjadi tanpa penjelasan yang dianggap memadai. Salah satu yang menjadi perhatian adalah rekening milik Botok yang dikabarkan masih menyimpan dana hasil donasi untuk kegiatan sosial.
Pihak keluarga dan relawan menyebut, dana yang berada di dalam rekening tersebut merupakan uang yang dikumpulkan dari para donatur dan ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, pemblokiran rekening tersebut dinilai menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait kelanjutan penyaluran dana donasi.
Kasus tersebut hingga kini masih menjadi perhatian keluarga dan para relawan. Mereka berharap pihak bank dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan dan dasar pemblokiran rekening, termasuk mekanisme yang harus ditempuh agar rekening dapat kembali digunakan apabila tidak terdapat persoalan hukum.
Di tengah persoalan tersebut, keluarga Botok juga mengungkap adanya kejadian lain yang membuat mereka khawatir. Seorang kerabat Botok disebut hampir dibawa oleh sejumlah orang untuk kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.
Namun, situasi tersebut disebut berhasil diketahui oleh istri dan sejumlah relawan yang berada di sekitar lokasi. Mereka kemudian datang dan mencegah agar kerabat tersebut tidak dibawa sebelum persoalan tersebut mendapatkan penjelasan yang jelas.
Pihak keluarga menyebut kejadian itu bukan berarti dapat langsung disimpulkan sebagai penculikan. Mereka meminta agar fakta sebenarnya diperiksa dan diklarifikasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Keluarga dan relawan juga berharap persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik baru. Mereka meminta adanya komunikasi terbuka antara pihak bank, nasabah, keluarga, serta pihak berwenang apabila memang terdapat proses hukum yang sedang berjalan.
Sementara itu, apabila benar terdapat pemblokiran rekening, masyarakat berharap pihak perbankan memberikan informasi sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya apabila rekening tersebut digunakan untuk menampung dana donasi masyarakat.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut dana publik yang berasal dari para donatur. Keluarga Botok menegaskan bahwa mereka ingin persoalan tersebut diselesaikan secara transparan dan melalui jalur hukum yang benar, tanpa tindakan yang dapat merugikan pihak mana pun.
(Reina)
