iTime.id – Salatiga 26.Agustus 2026 .Memasuki usia lanjut, kemampuan tubuh untuk bergerak secara cepat biasanya mengalami perubahan. Otot dan keseimbangan dapat menurun sehingga aktivitas sehari-hari tidak lagi dilakukan secepat ketika masih muda.
Meski demikian, tetap mampu bergerak dan menjalankan aktivitas secara mandiri menjadi dambaan banyak orang lanjut usia. Kemandirian dalam mobilitas bukan hanya berkaitan dengan kemampuan berjalan, tetapi juga membantu seseorang tetap melakukan berbagai kegiatan sehari-hari tanpa terlalu bergantung kepada orang lain.
Karena itu, aktivitas fisik tetap perlu dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing. Gerakan sederhana seperti berjalan kaki, latihan keseimbangan, peregangan, serta latihan penguatan otot dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kebugaran.
Aktivitas fisik pada usia lanjut sebaiknya dilakukan secara bertahap. Tidak perlu memaksakan tubuh melakukan gerakan berat. Yang terpenting adalah konsisten, aman, dan disesuaikan dengan kemampuan tubuh.
Selain membantu mempertahankan kekuatan otot, aktivitas fisik juga dapat mendukung keseimbangan dan kelenturan tubuh. Hal tersebut penting untuk membantu lansia tetap aktif dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.
Namun, apabila seseorang memiliki penyakit tertentu atau mengalami keluhan seperti nyeri hebat, pusing, sesak napas, maupun gangguan keseimbangan, aktivitas fisik sebaiknya disesuaikan setelah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Kemandirian di usia lanjut tidak berarti harus melakukan semuanya seorang diri. Dukungan keluarga tetap penting, terutama dalam memastikan aktivitas dilakukan dengan aman.
Dengan pola hidup aktif, latihan yang sesuai, asupan makanan bergizi, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menjaga kemampuan bergerak secara mandiri di usia lanjut menjadi tujuan yang lebih realistis.
Tetap aktif sesuai kemampuan adalah salah satu langkah penting untuk membantu menjaga kualitas hidup di masa lanjut usia.
(Reina)
