ITime.id .MAKASSAR –31 Agustus 2026 . Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) terus mendorong peningkatan kualitas sekaligus diversifikasi produk berbasis lebah madu agar memiliki nilai ekonomi yang semakin tinggi dan mampu bersaing di pasar.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan teknologi pengolahan madu, salah satunya dengan pemanfaatan mesin penentu kualitas dan pengolahan madu yang diharapkan dapat membantu peternak maupun pelaku usaha menghasilkan produk madu yang lebih berkualitas.
Pengembangan teknologi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah hasil budidaya lebah. Selama ini, madu yang dihasilkan peternak masih banyak dipasarkan dalam bentuk produk mentah sehingga nilai ekonominya belum maksimal.
Dengan dukungan teknologi, proses pengolahan madu dapat dilakukan secara lebih efektif, higienis, dan terukur. Produk yang dihasilkan juga diharapkan memiliki kualitas yang lebih konsisten sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen.
Selain meningkatkan kualitas madu, diversifikasi produk juga menjadi perhatian. Hasil budidaya lebah tidak hanya berupa madu, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi, seperti propolis, royal jelly, bee pollen, lilin lebah, hingga produk olahan lainnya.
Guru besar Unhas tersebut menilai pengembangan sektor perlebahan tidak hanya berkaitan dengan produksi madu, tetapi juga dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan usaha baru.
Pemanfaatan teknologi tepat guna diharapkan mampu memperkuat rantai produksi, mulai dari peternak, pengolah hingga pemasaran. Dengan demikian, produk madu lokal dapat memiliki daya saing yang lebih kuat, baik di pasar domestik maupun peluang pasar yang lebih luas.
Pengembangan inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong hilirisasi hasil penelitian perguruan tinggi agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ke depan, sinergi antara akademisi, peternak, pelaku UMKM dan pemerintah dinilai penting untuk memperkuat industri perlebahan. Tidak hanya menghasilkan madu berkualitas, tetapi juga menciptakan beragam produk turunan yang memiliki nilai jual tinggi.
(Reina)
