ITime.id .MAGETAN 31 Agustus 2026 . -Fasilitas memadai dan tunjangan yang dinikmati anggota DPRD Magetan bukanlah hadiah
tanpa syarat, melainkan kompensasi dari keringat rakyat agar mereka bekerja maksimal.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum Rumah Kita (FRK) Rudy setiawan. Sayangnya, kenyamanan ini seringkali tidak sejalan dengan keberanian mereka untuk
bersuara di ruang publik.” Sebagai wakil rakyat, anggota dewan wajib menjadi garda terdepan
dalam memberikan pencerahan, bukan justru berlindung di balik zona nyaman ketika terjadi
simpang siur informasi di tengah masyarakat,” ujar Rudy Setiawan.
Setiap anggota telah ditempatkan di komisi spesifik sesuai bidangnya, sehingga mereka
memiliki wewenang penuh untuk membedah setiap masalah daerah. Ketika muncul polemik
terkait infrastruktur, kesehatan, atau kebijakan anggaran, anggota komisi terkait harus
berani tampil memberikan edukasi dan klarifikasi yang objektif.
Sikap bungkam dari wakil rakyat hanya akan membiarkan masyarakat tenggelam dalam
asumsi liar dan disinformasi yang merusak nalar kritis publik yang berujung konflik dan
fitnah.
“Sudah saatnya DPRD Magetan berhenti menjadi penonton pasif atas berbagai dinamika di
daerah pemilihannya,” Rudi Setiawan.
Keberanian berbicara sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi)
masing-masing komisi adalah bentuk pertanggungjawaban moral yang mutlak.
Rakyat Magetan telah memberikan fasilitas yang lebih dari cukup; kini giliran para wakil
dewan membayar lunas privilese tersebut dengan suara yang mencerdaskan, mereduksi
kebingungan, dan benar-benar hadir sebagai pelurus informasi yang terpercaya
.(Ipung)
