ITime.id .JAKARTA – 31 Aguy 2026 .Beternak bebek petelur kini dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan secara lebih efisien. Salah satu metode yang menarik adalah menggabungkan budidaya bebek petelur dengan tanaman Azolla dalam kolam yang sama.
Azolla merupakan tumbuhan paku air berukuran kecil yang dapat tumbuh cepat di permukaan air. Tanaman ini dikenal memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan tambahan untuk ternak, termasuk bebek, setelah diolah dan diberikan dalam jumlah yang tepat.
Dengan pengelolaan yang baik, keberadaan Azolla dapat membantu menyediakan sumber pakan tambahan sekaligus membuat kolam lebih produktif.
Berikut 7 cara beternak bebek petelur sambil menanam Azolla di kolam yang sama:
1. Siapkan kolam yang cukup luas
Pilih kolam yang mendapatkan cahaya matahari cukup dan memiliki kondisi air yang sesuai untuk pertumbuhan Azolla.
Kolam sebaiknya tidak terlalu padat oleh bebek agar Azolla tetap memiliki ruang untuk berkembang.
2. Tebarkan bibit Azolla
Bibit Azolla dapat ditebarkan secara merata di permukaan kolam. Pertumbuhannya relatif cepat apabila mendapatkan nutrisi, cahaya dan kondisi lingkungan yang sesuai.
Peternak perlu menghindari penutupan permukaan kolam secara total karena dapat mengganggu sirkulasi dan kualitas air.
3. Buat area khusus untuk bebek
Meski berada di kolam yang sama, sebaiknya dibuat pengaturan area agar bebek tidak menghabiskan seluruh Azolla sekaligus.
Dengan demikian, sebagian Azolla tetap dapat tumbuh dan dipanen secara berkala.
4. Panen Azolla secara rutin
Azolla yang sudah tumbuh lebat dapat dipanen sebagian. Jangan mengambil seluruh tanaman agar masih ada bibit yang dapat berkembang kembali.
Azolla hasil panen dapat dicuci dan diolah sebelum diberikan sebagai pakan tambahan.
5. Campurkan dengan pakan utama
Azolla sebaiknya diberikan sebagai pakan tambahan, bukan satu-satunya sumber makanan bebek petelur.
Azolla dapat dicampurkan dengan bahan pakan lainnya sesuai kebutuhan nutrisi. Untuk bebek petelur, kecukupan protein, energi, mineral, vitamin dan terutama kalsium tetap penting untuk menjaga produksi serta kualitas telur.
6. Jaga kualitas air kolam
Jumlah bebek harus disesuaikan dengan luas kolam. Populasi yang terlalu padat dapat menyebabkan air cepat kotor dan menghambat pertumbuhan Azolla.
Penggantian atau sirkulasi air secara berkala diperlukan agar kondisi kolam tetap sehat.
7. Hitung penghematan pakan
Keuntungan utama sistem ini adalah peternak dapat memanfaatkan Azolla sebagai salah satu sumber bahan pakan tambahan yang diproduksi sendiri.
Jika pertumbuhan Azolla baik dan pemanfaatannya tepat, kebutuhan terhadap sebagian bahan pakan dari luar dapat berkurang. Besarnya penghematan tentu bergantung pada jumlah bebek, produktivitas Azolla, komposisi ransum dan harga pakan di daerah masing-masing.
Kolam Jadi Lebih Produktif
Menggabungkan bebek petelur dan Azolla dalam satu kolam merupakan salah satu bentuk pemanfaatan lahan secara terpadu. Peternak tidak hanya memelihara bebek, tetapi juga memanfaatkan permukaan kolam untuk menghasilkan bahan pakan tambahan.
Namun, kebersihan kolam dan keseimbangan pakan tetap menjadi perhatian utama. Azolla tidak boleh diberikan secara berlebihan atau menggantikan seluruh ransum bebek petelur.
Dengan manajemen yang tepat, sistem ini berpotensi membuat usaha ternak lebih efisien, terutama dalam memanfaatkan lahan dan menyediakan sebagian bahan pakan secara mandiri.
(Reina)
