ITime.idc.SEMARANG –6 September 2026 . Misteri hilangnya Mozza Axillia Gunarsa yang sempat membuat keluarga menunggu selama lebih dari satu tahun akhirnya perlahan terungkap. Mozza yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Juni 2025, ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di kawasan jurang tepi Tol Jangli, Kota Semarang.
Kabar tersebut menjadi titik balik dalam pencarian panjang keluarga. Selama berbulan-bulan, keberadaan Mozza tidak diketahui dan berbagai upaya pencarian dilakukan untuk menemukan keberadaannya.
Pamit Keluar Rumah, Tak Pernah Kembali
Peristiwa itu bermula pada 25 Juni 2025. Mozza berpamitan kepada keluarganya untuk mengantarkan laptop milik seorang teman.
Namun, setelah meninggalkan rumah, Mozza tidak kunjung kembali. Komunikasi dengan dirinya kemudian terputus.
Sehari setelah menghilang, seorang teman disebut masih sempat menerima pesan dari Mozza. Dalam komunikasi tersebut, Mozza dikabarkan hendak menuju Yogyakarta.
Setelah itu, keberadaannya tidak lagi diketahui. Telepon selulernya juga tidak dapat dihubungi.
Keluarga akhirnya melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi pada 28 Juni 2025.
Pencarian Berlangsung Lebih dari Satu Tahun
Hilangnya Mozza kemudian menjadi pencarian panjang. Keluarga terus berusaha mendapatkan informasi mengenai keberadaannya.
Berbagai kemungkinan ditelusuri. Namun, selama berbulan-bulan belum ditemukan petunjuk yang mampu mengungkap secara jelas apa yang terjadi pada Mozza setelah meninggalkan rumah.
Hingga akhirnya, penyelidikan polisi menemukan titik terang setelah muncul informasi yang mengarah kepada seseorang yang dikenal dekat dengan korban.
Petunjuk Baru Mengarah kepada Seorang Pria
Polisi kemudian mengamankan seorang pria berinisial MDVA (22) pada 3 September 2026 di wilayah Banjarejo, Kabupaten Blora.
Dari pemeriksaan terhadap pria tersebut, penyidik memperoleh keterangan yang kemudian mengarahkan pencarian ke kawasan Jangli, Kota Semarang.
Polisi bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Di kawasan jurang tepi jalan tol, ditemukan sisa kerangka manusia yang telah lama berada di lokasi tersebut.
Kerangka itu ditemukan dalam sebuah karung. Polisi juga menemukan sejumlah barang yang kemudian diperiksa sebagai bagian dari proses identifikasi dan penyidikan.
Ditemukan Tinggal Tulang
Kondisi kerangka yang ditemukan menggambarkan bahwa jasad tersebut telah berada di lokasi dalam waktu yang cukup lama.
Ciri-ciri tertentu yang ditemukan di sekitar kerangka kemudian dibandingkan dengan informasi mengenai Mozza. Polisi juga melakukan pemeriksaan ilmiah untuk memastikan identitas korban.
Salah satu metode yang digunakan adalah pemeriksaan DNA.
Proses tersebut menjadi penting karena kondisi jasad yang telah tinggal kerangka membuat identifikasi secara fisik menjadi jauh lebih sulit.
Diduga Menjadi Korban Pembunuhan
Dalam perkembangan kasus, polisi menduga Mozza menjadi korban tindak pidana pembunuhan.
Penyidik menduga peristiwa tersebut terjadi di sebuah kamar kos di kawasan Jalan Sriwijaya, Semarang. Korban diduga mengalami kekerasan sebelum akhirnya meninggal dunia.
Jasad korban kemudian diduga dibawa dan dibuang ke kawasan Jangli.
Namun, seluruh rangkaian kejadian tersebut masih dalam proses penyidikan kepolisian. Motif serta detail lengkap mengenai bagaimana peristiwa itu terjadi masih terus didalami.
Penantian Panjang Keluarga Berakhir Pilu
Selama lebih dari satu tahun, keluarga Mozza tentu berharap anak mereka dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Harapan tersebut akhirnya mendapatkan jawaban setelah polisi menemukan kerangka manusia di kawasan Tol Jangli.
Meski demikian, jawaban yang diperoleh keluarga justru menjadi kabar yang sangat memilukan.
Kasus Mozza kini memasuki babak baru. Dari laporan orang hilang, penyelidikan berkembang menjadi dugaan kasus pembunuhan yang mengungkap keberadaan korban setelah lebih dari satu tahun tidak diketahui.
Polisi masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi kematian Mozza, motif, serta kemungkinan adanya fakta lain di balik kasus tersebut.
Perjalanan panjang pencarian Mozza menjadi pengingat bahwa laporan orang hilang tidak selalu berakhir sederhana. Di balik hilangnya seseorang, bisa terdapat rangkaian peristiwa yang baru terungkap setelah waktu yang panjang.
(Reina)
