Itime.id. Bali. Pusat Pendidikan Manajemen (Pusdikmin) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri menyelenggarakan kegiatan visitasi ke Provinsi Bali dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 Angkatan XXVI “Rajawali”. Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Pusdikmin, Kombes Pol Ruli Agus Pramono, S.I.K., M.H., bersama para peserta didik.
Angkatan XXVI “Rajawali” mengangkat tema **”Kepemimpinan Adaptif dalam Transformasi Ekonomi Kreatif untuk Memperkuat Ketahanan Nasional”**, yang menjadi landasan arah dan fokus kegiatan visitasi ini, khususnya dalam melihat langsung dinamika pengembangan ekonomi kreatif di daerah sebagai salah satu pilar penguatan ketahanan nasional.
Sebanyak 65 siswa peserta didik PKN Tingkat II Angkatan XXVI dibagi ke dalam empat lokus visitasi yang tersebar di instansi kepolisian dan pemerintahan di Bali, yaitu:
1. Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali
2. Polresta Denpasar
3. Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar
4. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar
Dalam kegiatan tersebut, para peserta didik turun langsung ke lapangan untuk melakukan visitasi terkait dua bidang utama, yakni Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Pariwisata.
Pada bidang UMKM, peserta didik melakukan wawancara langsung dengan pimpinan instansi terkait, yaitu Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi serta Dinas Pariwisata. Data dan informasi yang digali meliputi program ekonomi kreatif, peningkatan sentra kerajinan, desa wisata berbasis ekonomi kreatif, pemasaran pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, serta berbagai *gap* atau permasalahan lain yang dihadapi di lapangan.
Sementara pada bidang Pariwisata, fokus visitasi meliputi pengembangan ekonomi kreatif melalui pemanfaatan dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), strategi pemasaran wisata, digitalisasi kepariwisataan, serta *gap* permasalahan kepariwisataan lainnya.
Kepala Pusdikmin, Kombes Pol Ruli Agus Pramono, S.I.K., M.H., menyampaikan harapannya agar hasil dari kegiatan visitasi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi objek-objek yang menerima kunjungan, serta sejalan dengan tema besar angkatan dalam mewujudkan kepemimpinan adaptif guna mendukung transformasi ekonomi kreatif dan ketahanan nasional.
(Kris)
