ITIME.ID – Jakarta 28 September 2026 .Dukungan terhadap atlet tidak hanya ditunjukkan melalui program latihan dan persiapan pertandingan. Kehadiran langsung pimpinan cabang olahraga (cabor) di arena pertandingan dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan semangat sekaligus memastikan kebutuhan atlet mendapat perhatian.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi para ketua umum cabor yang hadir langsung mendampingi atlet Indonesia dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Menurut Erick, kehadiran pimpinan federasi di venue pertandingan memungkinkan mereka melihat secara langsung perjuangan atlet, memberikan motivasi, sekaligus memahami situasi dan kebutuhan yang dihadapi selama kompetisi.
“Ketika ketua umumnya hadir, dia bukan hanya sekadar menonton pertandingan, melainkan bisa melihat langsung perjuangan atlet, memberikan semangat, fokus memperhatikan pertandingan, dan memahami apa yang dibutuhkan atlet,” ujar Erick.
Ia menilai atlet tidak hanya membutuhkan program latihan yang baik. Mereka juga membutuhkan dukungan moral dan keyakinan bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian dari seluruh ekosistem olahraga nasional.
“Atlet itu bukan hanya membutuhkan program latihan. Mereka juga membutuhkan rasa bahwa perjuangannya diperhatikan, dikawal, dan dihargai. Ketika para ketua umum cabor hadir langsung di venue, itu menunjukkan bahwa atlet tidak berjuang sendirian,” katanya.
Bulu Tangkis dan Angkat Besi Capai Target Emas
Erick juga menyoroti dua cabang olahraga yang disebut berhasil memenuhi target menyumbangkan medali emas bagi Indonesia, yakni bulu tangkis dan angkat besi.
Di cabang bulu tangkis, Ketua Umum PP PBSI Muhammad Fadil Imran hadir langsung memberikan dukungan kepada para atlet. Tim beregu putra Indonesia kemudian berhasil mengalahkan China dengan skor 3-2 dan menjadi cabang pertama yang menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.
Sementara itu, Ketua Umum PB PABSI Rosan Perkasa Roeslani juga hadir mendampingi atlet angkat besi. Pada Sabtu (26/9), Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali emas kelas 75 kilogram putra sekaligus mencatatkan rekor dunia.
Erick menyampaikan apresiasi kepada Fadil Imran dan Rosan Roeslani yang hadir langsung mendampingi atlet.
“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Pak Fadil dan Pak Rosan yang sudah hadir langsung mendampingi dan memberikan perhatian kepada atletnya. Kita bisa melihat, dua cabang olahraga yang ketua umumnya hadir langsung di sini berhasil mencapai target dan mendapatkan medali emas,” tutur Erick.
Namun, ia menegaskan keberhasilan tersebut tidak semata-mata hasil dari kehadiran pimpinan federasi. Prestasi atlet merupakan buah perjuangan bersama yang melibatkan atlet, pelatih, tim pendukung, federasi, pemerintah, serta berbagai pihak lainnya.
“Emas ini adalah hasil perjuangan atlet, pelatih, tim pendukung, dan kerja bersama seluruh pihak. Kehadiran ketua umum menjadi bagian dari dukungan dan pengawalan yang menurut saya sangat penting,” ujarnya.
Dorong Pimpinan Cabor Lebih Dekat dengan Atlet
Erick berharap semakin banyak pimpinan cabang olahraga yang dapat hadir langsung ketika atlet Indonesia bertanding di ajang internasional.
Menurutnya, kedekatan antara pimpinan federasi, pelatih, dan atlet dapat memperkuat komunikasi serta membantu memastikan kebutuhan atlet memperoleh perhatian secara langsung.
“Kita ingin semua pihak hadir dan mengambil tanggung jawabnya. Pemerintah mendukung, federasi mengawal, pelatih mempersiapkan, dan atlet berjuang. Kalau semua bergerak bersama, kita punya kekuatan yang lebih besar,” kata Erick.
Ia pun mengajak seluruh pihak menjaga semangat kebersamaan hingga perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berakhir.
“Terima kasih kepada para ketua umum dan pimpinan cabang olahraga yang hadir langsung mendampingi atlet. Terus berikan dukungan, terus kawal perjuangan mereka. Karena ketika atlet kita berjuang di arena, yang mereka bawa bukan hanya nama cabang olahraganya. Mereka membawa nama Indonesia,” pungkasnya.
(Reina)
