ITIME.id .MALANG —13 Oktober 2026 . Suasana khidmat, hangat, dan penuh kekeluargaan menyelimuti Jalan Tirto Utomo, Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, pada Senin malam (12/10/2026). Ratusan warga tampak antusias memadati lokasi digelarnya pengajian umum yang mengusung agenda ganda: Bersih Dusun Rambaan dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026. Acara yang dimulai pukul 19.30 hingga 22.30 WIB ini dihadiri oleh sekitar 350 orang jemaah dari berbagai kalangan. Kehadiran para tokoh masyarakat, ulama, pemuda, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Dau—termasuk pengawalan langsung dari jajaran Polsek Dau—turut memperkuat nuansa kebersamaan dan keamanan yang terjalin erat malam itu.
Sinergi dan Kehadiran Tokoh Masyarakat
Kegiatan religius dan kultural ini dihadiri langsung oleh perwakilan Camat Dau, Rinda Perdana, S.Sos, perwakilan Kapolsek Dau, AKP Hari Eko Utomo, S.AP., M.H., bersama 10 personel pengamanan, perwakilan Danramil Dau 0818/29, Sertu Deny, Kepala Desa Landungsari, Ansyarul Khakim, Ketua BPD, Imam Rofi’i, Ketua Ranting NU Landungsari, Suliadi, Ketua Pemuda Ansor, Mufti Jauhari, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT/RW se-Dusun Rambaan, dan Bripka Bagus selaku Polmas Desa Landungsari. Rangkaian acara diawali dengan keindahan lantunan sholawat Nabi yang dibawakan secara memukau oleh Tim Hadroh Siti Khodijah, membawa ketenangan batin bagi seluruh jemaah yang hadir.
Mempererat Silaturahmi dan Menjaga Tradisi Gotong Royong
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Muslikh Anom Mukti menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh warga, panitia, serta para donatur yang secara konsisten mendukung suksesnya acara tahunan ini. Momentum tersebut juga diisi dengan pengumuman transisi kepemimpinan di tingkat dusun. Panitia menyampaikan penghargaan atas pengabdian Bapak Suhermanto yang telah purna tugas sebagai Kepala Dusun Rambaan, sekaligus memperkenalkan Bapak Agung sebagai Kasun Rambaan yang baru hasil penjaringan Pemerintah Desa Landungsari.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Landungsari, Ansyarul Khakim, menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui semangat “guyub rukun”. “Selain sebagai ungkapan rasa syukur melalui Bersih Dusun, acara ini menjadi sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat gotong royong demi mewujudkan masyarakat Landungsari yang aman, makmur, dan sejahtera,” ujar Ansyarul.
Puncak Acara: Maidhoh Hasanah Penuh Inspirasi
Puncak kegiatan yang paling ditunggu-tunggu adalah ceramah agama (maidhoh hasanah) yang disampaikan oleh mubalighah kenamaan asal Surabaya, Ning Ummi Lailatur Rahmah Hadi. Dalam tausiahnya, beliau mengajak seluruh jemaah untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, serta pentingnya merawat keharmonisan antarwarga melalui pendekatan spiritual dan sosial yang sejuk. Pesan-pesan moral yang disampaikan dengan gaya khas dan interaktif sukses memikat perhatian dan membawa keberkahan tersendiri bagi warga yang hadir.
Aman, Tertib, dan Kondusif Berkat Pengamanan Polsek Dau
Kelancaran dan keamanan jalannya acara ini tidak lepas dari sinergi pengamanan terpadu di bawah koordinasi Polsek Dau. Sebanyak 10 personel Polsek Dau bersama 1 personel Koramil Dau dan 10 anggota Banser Desa Landungsari bahu-membahu mengamankan lokasi kegiatan hingga tuntas. Berkat kerja sama yang apik antara aparat keamanan, panitia, dan kedisiplinan para jemaah, rangkaian pengajian umum dalam rangka Bersih Dusun Rambaan dan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berjalan dengan aman, tertib, terkendali, serta meninggalkan kesan positif yang mendalam di hati masyarakat.
(Hasan)
